Modal Awal Mahal, Taj Yasin Cari Skema Pembiayaan Hijau IKM
Taj Yasin mencari terobosan pembiayaan hijau bagi IKM Jateng karena biaya awal teknologi ramah lingkungan masih mahal.
Suasana penganugerahan penilaian penerapan Sistem Merit yang digelar oleh KASN, Selasa (7/12). (ist/Humas Pemkot Jogja)
JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja meraih Anugerah Meritokrasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dengan capaian penghargaan penilaian penerapan sistem Merit kategori baik.
Pemkot Jogja memperoleh skor 287,5 pada kategori Instansi Pemerintah pada Tingkat Provinsi/Kota dengan Hasil Penilaian Sistem Merit dalam anugerah yang diterima secara daring itu.
Anugerah Meriktorasi diadakan dalam rangka apresiasi atas komitmen dan dukungan dalam optimalisasi dan akselerasi penerapan Sistem Merit dalam Kebijakan dan Manajemen ASN di lingkungan instansi pemerintah. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden (PP) No.18/2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan pengembangan sumber daya aparatur yang baik akan memberikan keuntungan bagi suatu organisasi. Salah satu caranya yakni dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan dan pelatihan bagi aparatur pemerintah agar meningkatkan kompetensi dan kualitas diri
"Kami masih proses untuk pembentukan sistem karier agar tuntas jenjangnya sejak awal menjadi calon ASN. Dibanding tahun lalu skor kami juga naik," kata Heroe, Selasa (7/12).
Dia menjelaskan, nantinya proses pembentukan jenjang karier itu akan melibatkan semua calon ASN di lingkungan Pemkot Jogja. Sebelum menempati jabatan strategis, ASN akan diwajibkan untuk mengetahui terkait dengan pengenalan lapangan, sistem birokrasi dan juga tata kelola pemerintahan yang optimal. Dengan begitu, diharapkan pejabat yang ditempatkan bisa menghadirkan layanan yang optimal.
Pendampingan
Ketua KASN, Agus Pramusinto mengungkapkan bahwa KASN akan terus berusaha mempercepat penerapan Sistem Merit di Indonesia melalui pengawasan, atensi, dan pendampingan agar seluruh kementerian dan lembaga di Indonesia mampu memperbaiki penerapan Sistem Merit secara berkelanjutan.
Oleh karena itu, salah satu tujuan diadakannya acara penganugerahan ini adalah untuk membentuk konsistensi penerapan Sistem Merit yang lebih baik lagi ke depannya di setiap instansi. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taj Yasin mencari terobosan pembiayaan hijau bagi IKM Jateng karena biaya awal teknologi ramah lingkungan masih mahal.
Pilur PAW 2026 digelar serentak di 66 kalurahan di tiga kabupaten DIY. Warga diingatkan menjaga ketertiban dan kerukunan.
Disdikpora Jogja meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan influenza, pemantauan kesehatan, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.