Kantor Bea Cukai Yogyakarta Menuju WBBM 2022

Pencanangan Kantor Bea Cukai Yogyakarta untuk meraih WBBM pada 2022 mendatang, Kamis (9/12/2021). - Harian Jogja
09 Desember 2021 19:27 WIB Media Digital Sleman Share :

SLEMAN—Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B (KPPBC TMP B) Yogyakarta bertekad meraih predikat WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani) pada 2022 mendatang.

Untuk meraih predikat tersebut, KPPBC TMP B Yogyakarta melakukan pencanangan Zona Integritas (ZI) Bea Cukai Yogyakarta Menuju WBBM 2022. Pencanangan tersebut dilaksanakan pada puncak kegiatan Bea Cukai Jogja, Integrity and Service Excellent Fest atau BEJO ISE Festival yang digelar sejak 30 November-10 Desember.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Yogyakarta Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang mengatakan rangkaian BEJO ISE Festival ini dilaksanakan untuk memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2021. Peringatan Hakordia ini sebagai bentuk komitmen untuk ikut memberantas korupsi.

"Acara puncak Hakordia hari ini, tepat hari ini, kami melakukan Pencanangan Bea Cukai Jogja menuju WBBM tahun depan," ujar Hengky di sela kegiatan, Kamis (9/12/2021).

Pencanangan Kantor Bea Cukai Yogyakarta untuk meraih WBBM tersebut diikuti sejumlah perwakilan pengguna jasa bea cukai dan stakeholder dari sejumlah instansi. Termasuk Direktur Kepatuhan Internal Direktorat Jenderal Bea Cukai Agus Hermawan bersama Kepala Bidang Kepatuhan Internal DJBC DIY Jawa Tengah Yacobus Agus Wahyudiono.

Mengusung tagline Teguh Berintegritas, Pelayanan Berkualitas, kata Hengky, Kantor Bea Cukai Yogyakarta pada 2020 lalu meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Raihan prestasi tersebut, katanya, tidak membuat mereka berpuas hati. "Sebaliknya, prestasi dan pencapaian yang kami peroleh menjadi amanah bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Hasilnya, kata Hengky, pelayanan Kantor Bea Cukai Yogyakarta pun mampu meraih nilai sangat memuaskan. Hasil penilaian tersebut diperoleh melalui survey indeks kepuasan pelayanan pengguna jasa yang disurvei setiap tahun. Kantor Bea Cukai Yogyakarta pun mampu meraih kantor pelayanan terbaik se Indonesia pada akhir November lalu.

"Ini menjadi hal yang sangat membanggakan. Indeks penggunaan jasa kami nilainya 4,96 dari angka 5 dan ini sangat memuaskan. Tentu capaian ini tidak terlepas dari kepercayaan dan peran serta semua pihak," kata Hengky.

Seakan tak ingin behenti memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, katanya, amanah dan kepercayaan yang diperoleh  diimbangi dengan peningkatan pelayanan. "Kami melakukan inovasi pelayanan, penguatan integritas dan pengembangan SDM. Tidak kurang dari 30 inovasi yang kami lakukan dan akan terus bertambah," katanya.

Salah satunya platform Jogja Bisnis Service Center. Ini merupakan sebuah platform konsultasi secara digital terkait layanan ekspor dan impor yang diinisiasi oleh Kantor Bea Cukai Yogyakata bersama Pemda DIY dan Bank Indonesia KPw DIY. "Dengan platform ini nantinya para pelaku usaha atau UMKM yang akan berkonsultasi seputar permasalahan ekspor dan import serta bisnis secara umum juga dapat memanfaatkan layanan ini," katanya.

Dia berharap aplikasi konsultasi digital JBSC bisa meningkatkan angka ekspor di DIY dan sebagai wadah untuk menyampaikan segala permasalahan terkait ekspor yang nantinya bisa dibantu mencarikan solusi atas permasalahannya. Kegiatan tersebut diakhiri penandatanganan komitmen anti gratifikasi dari pihak internal maupun eksternal.

"Sebagai komitnen bersama baik dari internal maupu eksteksnal agar nanti bisa tercapai WBBM, untuk mencapai birokrasi yang bersih dan melayani kami juga mengharapkan masukan dan saran apa saja yang perlu diperbaiki," harap Henky. (ADV)