Warga Jogja Didorong Jadi Tuan Rumah yang Sadar Wisata
Bedah buku Etika Kepariwisataan di Jogja membahas pentingnya etika warga, wisatawan, budaya, dan lingkungan dalam menjaga keberlanjutan pariwisata.
Warek II USD Aufridus Atmadi membuka kegiatan Pendampingan Penulisan Artikel Penelitian/Pengabdian kepada Masyarakat Terkait MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) di Eastparc Hotel, Sleman, Senin (20/12/2021)./Harian Jogja
SLEMAN—Dalam rangkaian program kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Universitas Sanata Dharma (USD) menggelar pendampingan penulisan artikel penelitian dan pengabdian terhadap puluhan dosen dan peneliti.
Pendampingan penulisan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terkait MBKM ini digelar di Eastparc Hotel, Sleman pada Senin (20/12/2021). Acara ini digelar berkat pendanaan program penelitian kebijakan MBKM dan pengabdian masyarakat berbasis penelitian dan purwarupa PTS tahun anggaran 2021.
Wakil Rektor II USD, Aufridus Atmadi menuturkan pelaksanaan penelitian oleh akademisi diharapkan bisa menyelesaikan masalah di masyarakat. Namun, ia menyebut masih banyak penelitian yang dilakukan hanya untuk memenuhi pengukuran indeks sitasi atau acuan kutipan.
"Saya kira masih ada masalah pada implementasi, kesungguhan, keseriusan bahwa penelitian itu harusnya membawa manfaat. Penelitian itu selayaknya ditawarkan kepada masyarakat, untuk itulah mengapa pengabdian harus berbasis penelitian," kata Atmadi dalam sambutannya.
Dalam pendampingan ini, ia berharap dosen dan peneliti bisa kembali menyadari pentingnya penelitian untuk pengabdian kepada masyarakat. Dengan begitu, penelitian bisa benar-benar bermanfaat sesuai konteks yang terjadi di masyarakat, dan tidak sebatas teori.
"Saya mengajak untuk mengupayakan pengembangan dalam konteks, bukan dalam teori. Mudah saja mempelajari teori itu, yang sulit itu memang implementasi, karena bisa jadi interdisiplin, dan seterusnya. Ini saya kira latar belakang program ini," lanjutnya.
Ada tiga narasumber dari USD yang hadir dalam pendampingan hari ini. Antara lain Rohandi dengan bahasan kebijakan MBKM, Christina Kristiyani yang membahas penelitian MBKM, serta Barli Bram dengan bahasan penulisan artikel penelitian/pengabdian kepada masyarakat terkait MBKM. Ketua Panitia Herry Pribawanto Suryawan menuturkan ada 50 dosen dan peneliti yang mengikuti acara hari ini.
"Output yang kami harapkan dari pendampingan penulisan artikel hari ini adalah draf artikel dari peserta, baik itu penelitian maupun pengabdian," ujar Herry. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku Etika Kepariwisataan di Jogja membahas pentingnya etika warga, wisatawan, budaya, dan lingkungan dalam menjaga keberlanjutan pariwisata.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Senin 5 Oktober 2026 tersedia di Prambanan, JCM, dan Ramai Mall. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Sports tourism Indonesia dinilai punya potensi besar, didukung event internasional dan perubahan gaya hidup masyarakat.
Produksi mobil Indonesia mencapai 859.256 unit hingga Agustus 2026. BYD dan Jaecoo masuk 10 besar produsen dengan produksi terbesar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 5 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Bapanas memastikan stok beras premium dan medium di pasar tradisional tersedia. Harga beras premium tercatat Rp14.200 per kg.