Advertisement
Bantul Pertimbangkan Penurunan Kapasitas PTM ke 50 Persen
Siswa SMKN 1 Bantul mulai menjalani pembelajaran tatap muka terbatas dengan serangkaian prokes ketat mulai Senin (19/4/2021). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul mempertimbangkan penurunan kapasitas pembelajaran tatap muka (PTM) dari 100% menjadi 50% di sekolah-sekolah.
Penurunan ini dilakukan menyusul adanya pernyataan dari Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, yang meminta PTM 50% bila kasus Covid-19 terus meningkat.
Advertisement
Asisten Sekretaris Administrasi Sekretaris Daerah Bantul, Pulung Haryadi, menyampaikan akan ada beberapa pertemuan yang bakal digelar untuk membahas kemungkinan PTM 50%. "Baru akan ada beberapa pertemuan untuk menindaklanjuti anjuran Gubernur," tuturnya, Minggu (30/1/2022).
Secara resmi belum ada surat tertulis yang sampai ke Pemkab Bantul perihal anjuran PTM 50%. Di Bantul, sampai saat ini tidak ada kasus Covid-19 yang muncul dari lingkungan warga sekolah.
Saat ini sejumlah lokasi isolasi terpadu (isoter) masih terus disiapkan. "Selter desa akan tetap dihidupkan untuk antispasi. Kemudian selter kabupaten dijalankan,” ungkap Pulung. Namun, bila PTM 50% jadi diterapkan, Pulung menuturkan sistem sif akan kembali diimplementasikan kepada para siswa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Cari Pesawat ATR yang Hilang di Maros, Ratusan Personel SAR Dikerahkan
Advertisement
Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif
Advertisement
Berita Populer
- Pemkot Jogja Gelontorkan Rp135 M untuk Proyek Infrastruktur
- Pemkab Kulonprogo Targetkan Kemiskinan Turun hingga 13 Persen di 2026
- 42 Ribu Hektare Lahan Pertanian di Gunungkidul Ditanami Padi
- Talud Kali Gajah Wong Selesai Diperbaiki, Warga Pandeyan Jogja Lega
- Pemkab Bantul Genjot Penurunan Kemiskinan di 2026, Begini Strateginya
Advertisement
Advertisement



