Advertisement
Minat Booster Warga di DIY Masih Rendah, Ini Penyebabnya...
Ilustrasi Vaksin COVID-19. - FOTO ANTARA /Irwansyah Putra
Advertisement
Harianjogja.com. JOGJA—Perlambatan vaksinasi booster di DIY disebabkan karena masyarakat menganggap booster tidak menjadi syarat untuk mengakses suatu kegiatan maupun perjalanan. Namun, dengan adanya syarat booster untuk mudik diperkirakan persentase vaksinasi akan meningkat.
Ketua Satgas Percepatan Vaksinasi DIY Sumadi mengakui adanya perlambatan masyarakat yang melakukan vaksinasi booster. Berbeda dengan saat vaksinasi dosis pertama dan kedua yang masyarakat sangat antusias.
Advertisement
Saat ini vaksinasi booster di DIY sudah mencapai angka 16,70% dari 2,87 juta sasaran per Kamis (24/3/2022). Terdiri remaja sebanyak 2.928 sudah divaksin, lasian 85.370, kemudian masyarakat umum 292.485, tenaga kesehatan 44.167 dan pelayan publik sebanyak 56.008 orang yang sudah dibooster.
“Kalau dari survei kami ke masyarakat itu berkaitan dengan ketika kebijakan pemerintah [pusat] yang di layanan publik cukup dengan vaksinasi dosis kedua, seperti pelaku perjalanan. Kemudian masyarakat kurang greget untuk mengikuti booster,” katanya, Jumat (25/3/2022).
Sumadi berharap dengan adanya kebijakan baru dari pemerintah pusat bahwa syarat perjalanan mudik adalah booster, harapannya peminat dosis ketiga di DIY bisa meningkat. Sehingga unit layanan kesehatan di seluruh DIY memaksimalkan pelayanan untuk booster dan terus mengimbau agar segera melakukan vaksinasi dosis ketiga.
“Jelang mudik nanti kemungkinan akan meningkat yang mengajukan booster, maka kami maksimalkan pelayanan,” ujarnya.
Ia menyatakan DIY belum ada target khusus untuk waktu terselesaikannya booster, saat ini lebih mengedepankan agar masyarakat terlayani dengan baik serta mendapatkan sosialisasi pentingnya dosis ketiga. “Belum ada rencana penambahan sentra, karena selama ini sudah terselenggara di level kecamatan dan kelurahan. Kami akan gencarkan sosialisasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Arus Balik Lebaran 2026: 62.527 Kendaraan Padati Tol Cikampek Utama
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Rute Baru DAMRI Jogja-Semarang PP, Ini Jadwalnya
- Harga Sayur di Beringharjo Jogja Sempat Melonjak Saat Lebaran 2026
- Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisatawan ke Kaliurang dan Breksi Naik
- Libur Lebaran, Arus Kendaraan Jogja Tembus 28 Ribu, Malioboro Padat
- Pengunjung Taman Pintar Jogja Naik 20 Persen saat Libur Lebaran
Advertisement
Advertisement







