Bulog Salurkan Beras dan Minyak Goreng untuk Korban Gempa NTT
Bulog menyalurkan beras dan minyak goreng bagi penyintas gempa NTT. Bantuan mencapai 10 ton beras dan 1.000 liter minyak per kabupaten.
Wisatawan sedang bermain air di pantai Parangtritis Bantul./ Harian Jogja - Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata Bantul mewajibkan pelaku usaha wisata memasang daftar harga secara jelas selama libur Natal dan Tahun Baru guna mencegah praktik nuthuk.
Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Saryadi, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan antisipasi agar tidak ada pelaku usaha yang melakukan praktik "nuthuk" atau memberlakukan tarif terlalu tinggi demi keuntungan sesaat.
"Kami sudah membuat surat edaran dan menyampaikannya ke seluruh pelaku wisata, pengelola destinasi, maupun asosiasi. Salah satunya untuk menginformasikan teknis layanan yang diberikan, termasuk harga secara jelas," ujar Saryadi di Bantul, Kamis (25/12/2025).
Saryadi menegaskan, sosialisasi anti-nuthuk ini juga dilakukan secara masif melalui media sosial. Pihaknya menyediakan berbagai saluran komunikasi jika wisatawan menemukan pelayanan atau harga yang tidak sesuai ketentuan.
"Laporkan saja melalui media sosial kami, email resmi di Jelajah Bantul, laman resmi Dinas Pariwisata Bantul, maupun layanan aduan Pemerintah Kabupaten Bantul," tegasnya.
Pemerintah daerah berharap para pelaku usaha mematuhi ketentuan ini demi menjaga citra pariwisata daerah dan mendukung keberlanjutan sektor pariwisata di Bantul.
Jika ditemukan oknum yang memanfaatkan momen liburan akhir tahun untuk mencari keuntungan sepihak dengan cara yang tidak wajar, Pemkab Bantul akan melakukan pembinaan tegas.
"Jika ada yang melanggar, akan kami bina. Praktik seperti itu mencoreng citra pariwisata dan membuat wisatawan kapok. Secara ekonomi mungkin untung besar dalam waktu singkat, tetapi untuk pariwisata berkelanjutan, itu sangat tidak baik," lanjut Saryadi.
Guna meningkatkan kualitas pelayanan, Dinas Pariwisata Bantul juga menambah jumlah personel di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) selama libur Natal 2025 hingga Tahun Baru 2026.
Penambahan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan kunjungan wisatawan di objek-objek wisata andalan Bantul.
"Untuk pelayanan di TPR, kami menambah personel dari semula 40 orang petugas retribusi, naik tiga kali lipat menjadi sekitar 120 orang," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bulog menyalurkan beras dan minyak goreng bagi penyintas gempa NTT. Bantuan mencapai 10 ton beras dan 1.000 liter minyak per kabupaten.
Pemerintah membentuk posko terpadu untuk menangani gempa NTT dan mempercepat pemulihan jalan, jembatan, rumah sakit, listrik, serta internet.
Dua Pos Lantas di Surabaya dilempari bom molotov. Polisi menangkap pelaku dan masih menyelidiki motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Harga emas menguat 0,84% sepekan dan diprediksi melanjutkan reli. Emas berpeluang menguji level US$4.503 per troy ounce.
Australia dan Malaysia menyampaikan belasungkawa atas gempa M7,7 di NTT yang berdampak pada ribuan warga dan menewaskan 47 orang.
BPC HIPMI Kota Yogyakarta mempertemukan lebih dari 50 peserta pitching dengan investor melalui Jogja Investment Arena 2026.