Cuaca Jogja 25 Agustus Cerah, Risiko Kebakaran Lahan Meningkat
Cuaca DIY 25 Agustus 2026 diprediksi cerah. BMKG mengingatkan warga mewaspadai panas dan risiko kebakaran lahan.
Pohon beringin Alun-Alun Utara tumbang, Jumat (1/4/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA-Tiga pohon beringin di area Alun-Alun Utara Jogja tumbang akibat hujan deras dan angin kencang pada, Jumat (1/4/2022) sore.
BACA JUGA: Update Pohon Tumbang hingga Atap Terbang Akibat Hujan Angin di Kota Jogja
Berdasarkan data BPBD Kota Jogja, dari tiga pohon beringin yang tumbang tersebut, dua berada di Kompleks Dwi Satawarsa Alun-Alun Utara Jogja. Pohon beringin pertama tumbang dengan tinggi 20 meter dan diameter 2,5 meter. Dampak robohnya pohon ini pun menutup akses jalan dan menimpa kabel listrik.
Kemudian pohon beringin kedua juga masih berada di Kompleks Dwi Satawarsa Alun-Alun Utara. Pohon ini memiliki tinggi 15 meter dan diameter 2 meter, dampaknya menutup jalan, menimpa kabel listrik, dan menimpa pagar Alun-Alun Utara Jogja.
Pohon beringin ketiga relatif kecil berada di Kompleks Pelataran Masjid Gede Kauman atau tepat di depan Bina Manggala. Pohon ini dengan tinggi 7 meter dan diameter 29 sentimeter.
Berdasarkan situs resmi Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, kratonjogja.id, Pohon beringin (Ficus Benjamina) memiliki posisi istimewa bagi Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Sebagai tanaman kerajaan, pohon beringin yang besar dan rimbun melambangkan pengayoman raja kepada rakyatnya. Ada puluhan pohon beringin yang ditanam di kawasan Kraton Jogja, beberapa di antaranya bahkan memiliki nama.
Masyarakat Jawa memandang pohon beringin sebagai pohon hayat, memberikan hayat atau kehidupan pada manusia, juga memberikan pengayoman dan perlindungan. Pohon yang besar dan rimbun seperti beringin dianggap menimbulkan rasa gentar dan hormat.
Penghormatan terhadap beringin sudah ada sejak masa Mataram Islam, kerajaan yang menjadi cikal bakal Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Pohon beringin termasuk dalam barang yang diangkut pada proses perpindahan keraton Mataram dari Kartasura menuju Surakarta.
“Rombongan pengangkut yang membawa empat buah pohon beringin pusaka berjalan di depan, diikuti oleh rombongan pengangkut lainnya. Keempat pohon ini kemudian ditanam kembali di ibukota yang baru,” tulis situs resmi Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Bahkan di kalangan masyarakat Jawa masa lalu, dikenal frasa neres ringin kurung. Secara harfiah berarti menguliti kulit pohon beringin kurung tersebut dimaknai sebagai memberontak terhadap kekuasaan raja. Pandangan seperti ini tidak dapat dilepaskan dari bentuk dan sifat pohon beringin.
BACA JUGA: Cuaca Ekstrem di DIY Terkini Ada Kaitannya dengan Merapi, Ini Penjelasan BMKG
Pohon beringin memiliki sifat-sifat yang dihubungkan dengan kebesaran Kraton Jogja. Ukurannya besar, tumbuh di segala musim, berumur panjang, dan akar-akarnya dalam dan kuat mencengkram tanah, memiliki kemampuan mengikat air dengan baik.
Daun-daunnya kecil rimbun memberi keteduhan dan pasokan oksigen dalam jumlah besar, memberi rasa aman bagi yang berteduh di bawahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca DIY 25 Agustus 2026 diprediksi cerah. BMKG mengingatkan warga mewaspadai panas dan risiko kebakaran lahan.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 27 Agustus 2026 tersedia lima kali perjalanan. Cek jam keberangkatan dari kedua stasiun.
Jadwal Kereta Bandara YIA 27 Agustus 2026 tersedia untuk layanan Reguler dan Xpress dari Tugu Jogja maupun YIA.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.