Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Sejumlah penumpang sedang menunggu keberangkatan bus di Terminal Dhaksinarga, Wonosari. Jumat (6/5/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Armada bus antar kota antar provinsi menjadi salah satu moda untuk transportasi Lebaran. Seiring dengan meningkatkan permintaan, harga bus di Terminal Dhaksinarga di Kapanewon Wonosari ikut naik.
Di hari biasa, tiket jurusan Jakarta dan beberapa kota lainnya dipatok paling murah seharga Rp 200.000 untuk satu orang. Sedangkan, paling mahal Rp400.000 per orang untuk kelas sleeper.
Namun demikian, saat arus balik Lebaran tiket mengalami kenaikan. Untuk kelas AC Patas dipatok Rp350.000 per orang, sedang kelas sleeper atau bus tingkat seharga Rp600.000 per penumpang.
Salah seorang agen tiket bus di Terminal Dhaksinarga, Suhardi mengatakan, selama lebaran ada kenaikan tiket bus. Ia mengungkapkan, rata-rata kenaikan Rp150.000 di setiap kelasnya. "Sudah kami umumkan dan memang untuk Lebaran ada kenaikan harga tiket," katanya, Jumat (6/5/2022).
Meski ada kenaikan, antusiasme calon penumpang tidak berkurang. Hardi mengakui sejak tiga hari lalu sudah mulai terlihat peningkatan penumpang yang akan berangkat. “Sudah banyak dan diprediksi akan berlangsung sampai Minggu [8/5/2022],“ ungkapnya.
Disinggung mengenai ketersediaan tiket, ia mengaku masih tersedia. Menurut dia, calon penumpang masih bisa membeli di lokasi dan langsung berangkat sesuai dengan tujuan.
"Memang banyak yang sudah penuh. Tapi, masih ada beberapa bus yang saat berangkat menyisakan kursi yang kosong. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.