Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Beberapa wilayah di DIY pada hari ini, Selasa (31/5/2022) ini diprediksi berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Lalu mana saja daerah tersebut?
Menurut informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogja yang diterima Harianjogja.com, cuaca Jogja pagi ini cenderung berawan. Sementara hujan akan terjadi pada siang hari.
"Berpotensi hujan sedang - lebat di Sleman, Kota Yogyakarta, Bantul bagian utara, Gunungkidul bagian utara & timur dan Kulonprogo bagian Utara," tulis BMKG dikutip Harianjogja.com.
Baca juga: Halo Penglaju Jogja-Solo, Ini Jadwal KRL untuk Anda Hari Ini
Sementara untuk malam hari berpotensi hujan ringan hingga sedang di Kulonprogo bagian selatan, Bantul bagian selatan dan Gunungkidul bagian selatan. Untuk Rabu (1/6/2022) dini hari berpotensi berawan.
Prakiraan gelombang laut di perairan selatan DIY masih tinggi. Ketinggian mencapai 4 meter. "Peringatan Dini: Waspada potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Sleman, Kota Yogyakarta, Kulonprogo bagian utara, Bantul bagian utara, dan Gunungkidul bagian utara dan timur. Serta waspada potensi gelombang laut tinggi di perairan Yogyakarta," tulis BMKG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : BMKG
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.