Pemkot Jogja: Koperasi Merah Putih Butuh Pengurus Kompeten
Pemkot Jogja mendorong Koperasi Kelurahan Merah Putih didukung pengurus kompeten. Dari 45 koperasi, 30 sudah beroperasi.
Ilustrasi. /Reuters.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Kantor Wilayah Kementerian Agama Gunungkidul memastikan seluruh calon jemaah haji yang berjumlah 186 orang dapat berangkat ke Tanah Suci. Sebab dari hasil tes PCR, semua calon haji menunjukan hasil negatif.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama Gunungkidul, Taufik Ahmad Sholeh mengatakan, tidak ada masalah dengan keberangkatan calon jemaah haji asal Gunungkidul. Sebanyak 184 warga dan ditambah dua petugas daerah dapat berangkat sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Hari ini pelepasan pemberangkatan jemaah yang dilakukan oleh Bupati Gunungkidul, Sunaryanta. Rencananya menginap di embarkasi haji Donohudan [Boyolali, Jawa Tengah] semalam dan Sabtu sekitar pukul 11.00 WIB akan berangkat ke Tanah Suci,” kata Taufik, Jumat (17/6/2022).
Menurut dia, seluruh jamaah dapat berangkat karena tes PCR menunjukan hasil negatif sehingga tidak ada calon haji yang ditunda keberangkatannya. “Hasilnya sudah keluar dan sudah diserahkan ke masing-masing calon, sebagai syarat perjalanan,” katanya.
Baca juga: Ratusan Calon Haji Kulonprogo Diberangkatkan, Usia 51-65 Tahun Mendominasi
Taufik mengungkapkan, tes PCR dilakukan karena memenuhi persyaratan yang diajukan oleh Pemerintah Arab Saudi. Hal ini ditindaklanjuti dengan melakukan tes ke seluruh calon haji satu hari sebelum pemberangkatan. “Tes dilaksanakaan Kamis [16/6/2022] bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Gunungkidul. Alhamudillah semua hasilnya negatif sehingga dapat berangkat tepat waktu,” ujar dia.
Disinggung mengenai akomodasi untuk ibadah, ia mengakui tidak ada masalah karena segala kebutuhan mulai dari visa hingga paspor sudah dipersiapkan dan tidak ada kendala. “Sebelum keberangkatan juga sudah melakukan pengecekan kesehatan serta manasik untuk pelatihan ibadah haji,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengucapkan selamat kepada jemaah yang akan menunaikan ibadah Haji. Ia meminta selama di Tanah Suci dapat menjaga fisik kesehatan sehingga dapat menjalankan ibadah dengan lancar. “Harus fokus dan kondisi fisik dijaga agar bisa menjalani ibadah dengan baik,” katanya.
Calon asal Gunungkidul tergabung di Kloter 21 SOC dan tergabung dengan calon asal Kabuapten Sleman. Jamaah yang berangkat ada 184 orang. Sebanyak 87 calon berjenis kelamin laki-laki dan perempuan ada 97 orang. Jamaah termuda berusia 28 tahun asal Kapanewon Tepus dan tertua berumur 64 tahun asal Kapanewon Ponjong.
Untuk rincian pekerjaan, kelompok PNS mendominasi karena ada 110 orang. Sedangkan yang lain ada yang berasal dari pedagang 26 orang, 16 ibu rumah tangga, 20 pekerja swasta. Adapun sisanya ada yang berasal dari petani, pegawai BUMN serta TNI-Polri. “Semoga menjadi Haji Mabru dan pulang ke Gunungkidul dengan selamat,” kata Sunaryanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja mendorong Koperasi Kelurahan Merah Putih didukung pengurus kompeten. Dari 45 koperasi, 30 sudah beroperasi.
Polri menetapkan 89 tersangka kasus karhutla dari 189 laporan polisi. Penyidik juga menelusuri kemungkinan keterlibatan korporasi.
Empat mobil pick up untuk usaha 2026, dari Gran Max hingga Isuzu Traga. Simak harga, spesifikasi, kapasitas bak, dan kegunaannya.
Pieter Huistra masih mencari pemain lokal untuk PSS Sleman. Ia menginginkan pemain versatile yang bisa mengisi beberapa posisi.
Timnas voli putri Indonesia kalah 1-3 dari Iran pada perempat final AVC Women's Continental 2026. Garuda Pertiwi gagal melaju ke semifinal.
China memberlakukan aturan baru keluar-masuk negara mulai 15 September. Simak ketentuan dokumen, larangan masuk hingga klarifikasi pemeriksaan ponsel.