Arab Saudi Ancam Denda Rp93 Juta bagi Jemaah Haji Ilegal
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Ilustrasi. /Reuters.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Kantor Wilayah Kementerian Agama Gunungkidul memastikan seluruh calon jemaah haji yang berjumlah 186 orang dapat berangkat ke Tanah Suci. Sebab dari hasil tes PCR, semua calon haji menunjukan hasil negatif.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama Gunungkidul, Taufik Ahmad Sholeh mengatakan, tidak ada masalah dengan keberangkatan calon jemaah haji asal Gunungkidul. Sebanyak 184 warga dan ditambah dua petugas daerah dapat berangkat sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Hari ini pelepasan pemberangkatan jemaah yang dilakukan oleh Bupati Gunungkidul, Sunaryanta. Rencananya menginap di embarkasi haji Donohudan [Boyolali, Jawa Tengah] semalam dan Sabtu sekitar pukul 11.00 WIB akan berangkat ke Tanah Suci,” kata Taufik, Jumat (17/6/2022).
Menurut dia, seluruh jamaah dapat berangkat karena tes PCR menunjukan hasil negatif sehingga tidak ada calon haji yang ditunda keberangkatannya. “Hasilnya sudah keluar dan sudah diserahkan ke masing-masing calon, sebagai syarat perjalanan,” katanya.
Baca juga: Ratusan Calon Haji Kulonprogo Diberangkatkan, Usia 51-65 Tahun Mendominasi
Taufik mengungkapkan, tes PCR dilakukan karena memenuhi persyaratan yang diajukan oleh Pemerintah Arab Saudi. Hal ini ditindaklanjuti dengan melakukan tes ke seluruh calon haji satu hari sebelum pemberangkatan. “Tes dilaksanakaan Kamis [16/6/2022] bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Gunungkidul. Alhamudillah semua hasilnya negatif sehingga dapat berangkat tepat waktu,” ujar dia.
Disinggung mengenai akomodasi untuk ibadah, ia mengakui tidak ada masalah karena segala kebutuhan mulai dari visa hingga paspor sudah dipersiapkan dan tidak ada kendala. “Sebelum keberangkatan juga sudah melakukan pengecekan kesehatan serta manasik untuk pelatihan ibadah haji,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengucapkan selamat kepada jemaah yang akan menunaikan ibadah Haji. Ia meminta selama di Tanah Suci dapat menjaga fisik kesehatan sehingga dapat menjalankan ibadah dengan lancar. “Harus fokus dan kondisi fisik dijaga agar bisa menjalani ibadah dengan baik,” katanya.
Calon asal Gunungkidul tergabung di Kloter 21 SOC dan tergabung dengan calon asal Kabuapten Sleman. Jamaah yang berangkat ada 184 orang. Sebanyak 87 calon berjenis kelamin laki-laki dan perempuan ada 97 orang. Jamaah termuda berusia 28 tahun asal Kapanewon Tepus dan tertua berumur 64 tahun asal Kapanewon Ponjong.
Untuk rincian pekerjaan, kelompok PNS mendominasi karena ada 110 orang. Sedangkan yang lain ada yang berasal dari pedagang 26 orang, 16 ibu rumah tangga, 20 pekerja swasta. Adapun sisanya ada yang berasal dari petani, pegawai BUMN serta TNI-Polri. “Semoga menjadi Haji Mabru dan pulang ke Gunungkidul dengan selamat,” kata Sunaryanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Real Madrid mengumumkan perpisahan Dani Carvajal dan kembalinya José Mourinho sebagai pelatih pada hari yang sama.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.