Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 14 September, Berangkat Mulai 05.00 WIB
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 14 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
Mantan Duta Besar Qatar 2003-2007 KH Abdul Wahid Maktub /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA-Mantan Duta Besar Qatar 2003-2007 KH Abdul Wahid Maktub menilai ada sejumlah penyebab persoalan yang bersumber dari ideologi agama. Hal itu disampaikan pada Public Lecture Kontestasi Politik Luar Negeri dan Perkembangan Islam di Indonesia, di Gedung Kuliah Umum Sardjito, UII, Kamis (7/7/2022).
Abdul Wahid Maktub menyatakan di dunia seringkali persoalan atau konflik muncul bersumber dari ideologi agama. Penyebabnya menurutnya ada dua faktor, pertama, misinterpretation yang kemudian berimbas pada kekeliruan implementasi. Dalam konteks ini seorang ulama Qatar, Yusuf Qardawi berharap Indonesia dapat menjadi pembawa Islam yang rahmatan lil alamin. "Bukan hanya untuk segolongan saja, tetapi untuk masyarakat global secara umum," katanya dalam rilis yang diterima Jumat (8/7/2022)
Faktor kedua, lanjut mantan Waketum PBNU ini, saat ini banyak masalah yang tidak bisa diidentifikasi. Tidak hanya aspek fisik tapi juga aspek non-fisik yang harus dihitung. Untuk melakukan pemberdayaan, harus mulai belajar dari diri sendiri sehingga akan terjadi akselerasi. Perbedaan bukan lagi menjadi ancaman, melainkan justru menjadi anugerah.
Ia mengatakan dengan chaosnya keadaan dunia saat ini menjadi kesempatan Islam untuk tampil dan membawa pemikiran baru sebagai solusi banyaknya masalah yang terjadi. Akan tetapi harus dipastikan dahulu, konsep Islam yang akan melakukannya.
"Semua harus dimulai dengan pemikiran dan keilmuan, karena Islam selama ini digunakan oleh orang-orang yang tidak berilmu sehingga memberikan gambaran Islam yang salah atau keliru," katanya.
Ia menilai pentingnya melihat konflik baik lokal maupun global, sekaligus menjadikan evaluasi bahwa bangsa masih tergolong lemah. Kondisi saat ini seluruh elemen masyarakat harus melakukan perubahan dan pembaharuan. "Human resource menentukan nasib negara di samping natural resource. Dengan ilmu, dengan menyadari, dengan self reform akan muncul self confident, bahkan self resilient. Sama halnya seperti negara, kepercayaan diri akan berubah menjadi ketahanan diri," katanya.
Rektor UII Profesor Fathul Wahid dalam sambutannya mengutip laporan dari The Brookings Institution, tentang sebuah pendekatan baru yang membahas bagaimana Islam menjadi soft power yang digunakan oleh aktor negara. Islam garis keras yang kerap didengar selama ini adalah Islam yang dimunculkan oleh aktor non-negara.
"Ini menjadi penting bagaimana pesan-pesan Islam yang damai, mengandung nilai universal, keadilan, kejujuran, kesetaraan, peduli lingkungan dan lain-lain. Ini bisa kita lantangkan bersama," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 14 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
Kulonprogo menyiapkan Raperbup untuk memperkuat verifikasi data warga miskin hingga tingkat kalurahan agar bantuan lebih tepat sasaran.
Mendagri Tito Karnavian meminta kepala daerah mempercepat verifikasi dan validasi sekitar 24.000 bangunan Koperasi Merah Putih.
Kemkomdigi menyebut Telegram dan Pinterest masuk kategori risiko tinggi bagi anak berdasarkan penilaian mandiri yang telah diverifikasi.
OJK mencatat 42 perusahaan multifinance memiliki NPF bruto di atas 5% pada Juli 2026, naik dari 38 perusahaan pada Juni.
Antrean BBM mengular di SPBU Janti Bantul sejak 05.30 WIB. Warga memilih datang sebelum SPBU buka demi menghindari antrean panjang.