Ekspor DIY Juli 2026 Capai US$50,64 Juta, Surplus Perdagangan US$37,43 Juta
Ekspor DIY Juli 2026 mencapai US$50,64 juta dan impor US$13,21 juta. Neraca perdagangan surplus US$37,43 juta.
Seorang lansia mendapatkan vaksinasi booster di Kantor Kecamatan Ngemplak, Sleman, Kamis (24/2/2022)./Ist.
Harianjogja.com, SLEMAN—Minat warga Kabupaten Sleman untuk disuntik vaksin dosis ketiga atau booster masih rendah. Sampai dengan 9 Juli 2022, vaksinasi booster di Sleman baru 37,98%, naik tipis dibandingkan capaian 26 Juni 2022 yang sebesar 37,4%.
Sementara untuk dosis pertama per 9 Juli 2022 mencapai 101,2% dan untuk dosis kedua 94,1%. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sleman, Khamidah Yuliati mengatakan belum banyak masyarakat yang mau mengakses vaksin booster.
BACA JUGA: Luar Biasa! Gunungkidul Terima Bantuan 1.700 Kambing dari Komunitas Muslim di Singapura
Menurutnya Dinkes Sleman tetap menyediakan sentra vaksinasi, baik untuk booster, dosis pertama dan kedua di Sleman City Hall (SCH) bekerja sama dengan Polri dan BIN DIY.
“Kesadaran masyarakat belum ada,” tuturnya, Senin (11/7/2022).
Epidemiolog UGM Bayu Satria Wiratama mengatakan rendahnya minat warga untuk vaksin booster karena kondisi sekarang sudah relatif lebih aman dibandingkan sebelumnya. Masyarakat menganggap vaksin sudah tidak perlu lagi.
BACA JUGA: Kunjungan Wisatawan ke Sleman Melorot, Ini Penyebabnya
“Perlu adanya pemahaman lagi ke masyarakat bahwa kondisi sekarang bisa dijaga bila semua masyarakat yang bisa divaksin sudah mendapatkan vaksin booster,” paparnya.
Selama masih ada yang belum mendapatkan vaksin, baik dosis pertama, kedua, maupun booster, sebuah komunitas belum 100% aman dari Covid-19. Langkah pemerintah menjadikan booster sebagai syarat perjalanan menurutnya bagus untuk mendorong vaksinasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekspor DIY Juli 2026 mencapai US$50,64 juta dan impor US$13,21 juta. Neraca perdagangan surplus US$37,43 juta.
Bitcoin sempat menembus US$87.200. Simak faktor pendorong penguatan dan imbauan bagi investor menghadapi volatilitas pasar kripto.
Kebakaran rumah di Sragen diduga akibat korsleting listrik. Uang Rp50 juta dan dua sepeda gunung hangus, dua anggota keluarga jadi korban.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.