200 Warga Binaan Gunungkidul Bakal Difasilitasi Kejar Paket
Sekitar 200 warga binaan Gunungkidul akan difasilitasi mengikuti Kejar Paket A, B, dan C sebagai bekal kembali ke masyarakat.
Ilustrasi. /Everypixel
Harianjogja.com, JOGJA — Sedikitnya 860.407 bendera merah putih dan umbul-umbul bernuansa kemerdekaan telah terpasang di seputaran Kota Jogja dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia yang ke-77. Program ini sekaligus untuk memenuhi target Pemerintah Pusat yang ingin mengibarkan 10 juta bendera merah putih secara nasional pada 17 Agustus nanti.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Jogja, Budi Santosa mengatakan, HUT Kemerdekaan Indonesia ke-77 tahun ini mengusung tema "Pulih Lebih Cepat Bangkit lebih Kuat". Perayaan dipastikan akan sedikit berbeda dibandingkan dua tahun pandemi sebelumnya. Pemasangan bendera merah putih di seluruh wilayah Jogja diharapkan menjadi pemicu warga dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan.
"Diluncurkan sejak 2 Agustus dengan disampaikan ke semua jajaran pemerintahan dan dari hasil pendataan yang sudah dihitung lewat kelurahan dan kecamatan sampai 12 Agustus lalu, sudah berkisar sebanyak 860.407 bendera atau umbul-umbul yang dipasang," kata Budi, Senin (15/8/2022).
Budi menambahkan, pihaknya sengaja menghitung pemasangan bendera itu dengan tujuan untuk melihat antusiasme warga dalam memperingati HUT RI. Ratusan ribu bendera yang dipasang itu merupakan hasil pemasangan dari warga dan juga jajaran pemerintah. "Kalau dibandingkan dengan jumlah bangunan di Kota Jogja jumlahnya sudah melebihi. Karena berdasarkan data Dinas PU, jumlah bangunan di Jogja itu berada di angka 141.000," jelasnya.
Menurut Budi, pihaknya juga membagikan sebanyak 500 bendera kecil yang biasanya dipasang di sepeda motor warga. Hal ini juga untuk memberikan tambahan semarak perayaan kemerdekaan di jalanan Jogja. "Animonya bagus dan antusias masyarakat karena memang sudah melandai pandemi Covid-19," ujarnya.
BACA JUGA: 17 Agustus, Masuk ke Wisata Kaliurang dan Kaliadem Gratis!
Kepala Bagian Umum dan Protokol Setda Kota Jogja, Afia Rosdiana menyampaikan, peringatan HUT kemerdekaan nantinya akan dipusatkan di komplek Balaikota setempat dengan upacara. Peringatan akan dimulai sejak pagi sampai dengan detik-detik perayaan proklamasi. Detik-detik proklamasi nantinya akan dilangsungkan di istana negara dan disaksikan secara daring oleh jajaran pemerintah daerah.
"Pada detik-detik proklamasi di jam 10 sampai 17 saat diperdengarkan Indonesia Raya nanti juga akan dibunyikan sirine di lima titik sebagai pengingat kepada masyarakat," kata Afia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekitar 200 warga binaan Gunungkidul akan difasilitasi mengikuti Kejar Paket A, B, dan C sebagai bekal kembali ke masyarakat.
RSUP Dr. Sardjito mengirim tujuh tenaga medis multidisiplin ke NTT untuk membantu korban gempa dan memperkuat layanan di RSUD Bajawa.
Toyota Agya berisi enam wisatawan Boyolali terperosok ke tepian Telaga Sarangan, Magetan. Seluruh penumpang selamat tanpa luka.
Warga Vila Banguntapan Asri Bantul mengeluhkan kolam koi 1,2 hektare yang disebut membuat sumur kering dan air tercemar.
Penembakan terjadi di SMA Ateneo de Zamboanga, Filipina. Empat orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka, termasuk siswa dan petugas keamanan.
Denny Sumargo menjadi produser sekaligus pemeran film Baby Udon. Ia menyebut proyek ini sebagai cara keluar dari zona nyaman dan terus bertumbuh.