Libur Tahun Baru Islam Penumpang KA di Daop 6 Jogja Melonjak 54 Persen
Penumpang kereta api di Daop 6 Yogyakarta melonjak 54 persen menjelang libur Tahun Baru Islam. KAI menambah tiga perjalanan kereta untuk mengakomodasi lonjakan.
Kabid Humas Polda DIY Kombes pol Yuliyanto / Dok
Harianjogja.com, SLEMAN — Polda DIY akan menurunkan lebih dari 600 personel untuk mengamankan pertandingan antara PSS Sleman melawan Persebaya Surabaya pada pekan ketujuh Liga 1 2022/2023 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (27/8/2022) pukul 20.30 WIB.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yulianto mengatakan pengamanan dilakukan tidak hanya di stadion, tetapi juga di jalur-jalur yang dilewati suporter. Selain itu, ada petugas yang ditempatkan bersama dengan pemeriksa tiket di pintu masuk. Nantinya, petugas tersebut akan melakukan pemeriksaan terkait dengan barang yang dibawa oleh penonton dan suporter.
\"Di pintu depan pemeriksaan tiket sekaligus pemeriksaan barang bawaan yang dibawa oleh suporter. Misalnya jangan sampai ada yang bawa batu atau barang-barang keras lainnya,\" katanya, Jumat (26/8/2022).
Lebih lanjut Yuli menyatakan, sejauh ini Polda DIY telah siap untuk mengamankan jalannya pertandingan. \"Siap mengamankan dengan beberapa Polres di sekitar Sleman dari Kota, Kulonprogo, Bantul dan juga dari Gunungkidul kami siapkan untuk melaksanakan pengamanan,\" tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang kereta api di Daop 6 Yogyakarta melonjak 54 persen menjelang libur Tahun Baru Islam. KAI menambah tiga perjalanan kereta untuk mengakomodasi lonjakan.
Tiga pasangan resmi menikah dalam nikah bareng di atas moge Harley Davidson di KUA Sewon Bantul.
Gelombang panas ekstrem ancam Piala Dunia 2026 di AS dengan suhu terasa hingga empat puluh tiga derajat Celsius dan risiko kesehatan serius.
Ai Ogura menang di MotoGP Belanda 2026 Assen dan masuk persaingan gelar dunia MotoGP musim ini.
Tulus merilis single Teh Hijau yang langsung disambut antusias penggemar dan mendapat pujian dari Fiersa Besari.
Analisis mengungkap tiga penyebab utama Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026, mulai dari taktik Julian Nagelsmann hingga hilangnya identitas permainan.