Advertisement
Dibalik Bingkai Launching Film “Derap Dayak” Sebuah Dokumenter Memotret Kehidupan Suku Dayak
Selasa 30 Agustus 2022 bertempat di Laboratorium Filsafat Nusantara UGM dilakukan launching film Derap Dayak. - Istimewa
Advertisement
SLEMAN—Selasa 30 Agustus 2022 bertempat di Laboratorium Filsafat Nusantara UGM dilakukan launching film Derap Dayak. Film ini diproduksi oleh Dibalik Bingkai, sebuah komunitas di Yogyakarta yang bergerak di bidang arsip dan dokumenter. Film dokumenter yang mengangkat cerita tentang kehidupan Masyarakat Adat Dayak di Balikpapan dan Samarinda ini diproduksi oleh Dibalik Bingkai pada tahun 2022.
Isu yang diangkat dalam film dokumenter berdurasi 41 menit ini penting mengingat Suku Dayak di Kalimantan Timur akan menghadapi sebuah perubahan besar dengan adanya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan TImur. Balikpapan akan menjadi salah satu kota penyangga IKN. Bagaimana dinamika dan dilema Masyarakat Adat Dayak dalam menjaga kebudayaan dan kelangsungan hidup perekonomian mereka diangkat dalam dokumenter ini.
Advertisement
Rangkaian launching diawali nonton bareng Derap Dayak lalu dilanjutkan dengan bedah film dan diskusi. Hadir sebagai pemantik diskusi Heri Santoso (Kepala Lafinus UGM), Adhan Ramadhan (Mahasiswa Kalimantan Timur), dan Musliichah dari Dibalik Bingkai. Launching film juga dihadiri Dwi Nur Rizkiansyah selaku produser Derap Dayak dan juga founder Dibalik BIngkai. Derap Dayak dapat diakses dan ditonton di channel youtube Dibalik Bingkai. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Prabowo dan Megawati Bahas Isu Geopolitik Global di Istana Jakarta
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kali Talang hingga Deles Indah Kembali Dibuka 22 Maret 2026
- 1.381 Warga Binaan di DIY Terima Remisi Idulfitri 1447 H
- Ikuti Salat Id di Sendangadi, Danang Maharsa Tekankan Gotong Royong
- Dinkes Bantul Siaga Risiko KLB dan Kasus Keracunan Saat Lebaran
- Posko Ramah Pemudik Gereja Aloysius Gonzaga Dibuka hingga H+5 Lebaran
Advertisement
Advertisement








