Advertisement
2.553 Ternak di Bantul Sembuh dari Penyakit Mulut dan Kuku
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Sugeng Purwanto (kanan) mendampingi dokter hewan menyuntikan vaksin PMK di kandang Kelompok Ternak Pandanmulyo, Dusun Ngentak, Poncosari, Srandakan, Bantul, Rabu (29/6/2022). - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Total 2.553 ternak yang terdiri dari sapi, kambing dan domba di Bantul sembuh dari penyakit mulut dan kuku (PMK). Lebih dari 1.000 ternak telah mendapat vaksin dan vaksin booster.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul, Joko Waluyo, menjelaskan per 30 Agustus, sebanyak 2.553 ternak sembuh dari PMK, dengan rincian 2.306 sapi, 218 domba, 22 kambing dan tujuh kerbau.
Advertisement
BACA JUGA: Sultan HB X Sampaikan Sapa Aruh Satu Dasarwarsa Keistimewaan DIY, Ini Isi Lengkapnya
“Paling banyak di Kapanewon Pleret, 831 ternak,” ujarnya, Rabu (31/8/2022).
Adapun total ternak yang terpapar PMK yakni sebanyak 3.516 ternak dengan rincian 3.234 sapi, 241 domba, 28 kambing dan 12 kerbau. Kapanewon Pleret mendominasi jumlah ini sebanyak 1.017 ternak. Dari jumlah itu, 34 sapi dan satu kambing mati, sementara 121 sapi dipotong paksa.
Vaksinasi sudah didistribusikan sebanyak tiga kali beserta dua kali vaksin booster. Vaksin tahap satu dan booster masing-masing 300 dosis. Lalu vaksin tahap dua 800 dosis dengan booster-nya 699 dosis. Kemudian vaksin tahap tiga baru 129 dosis tanpa booster.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
Advertisement
Advertisement







