JOB FAIR JOGJA 2026: Karier Harus Dirancang Sejak Sekolah
Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, pelajar dan mahasiswa didorong mulai mengenali potensi, minat, hingga perusahaan yang ingin dituju
Hari Susanto, 42, seorang pekerja swasta asal Berbah, Sleman yang telah menjadi peserta BPJS Kesehatan selama 10 tahun terakhir./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Kesehatan keluarga dinilai setiap orang sangat berharga untuk dijaga. Dengan mengikutsertakan dalam program asuransi kesehatan semacam BPJS, tak ada rasa cemas untuk menanggung biaya pengobatan jika sewaktu-waktu sakit.
Hal ini diyakini Hari Susanto, 42, seorang pekerja swasta asal Berbah, Sleman. Sudah 10 tahun lebih dirinya menjadi peserta BPJS Kesehatan berikut istri dan dua orang anaknya. Selama menjadi peserta BPJS Kesehatan ia mengaku tak lagi khawatir dengan risiko kesehatan keluarganya.
"Kesehatan itu kan sesuatu yang mahal, sangat penting untuk dijaga. Dengan ikut BPJS Kesehatan saya merasa tidak lagi ada rasa khawatir," kata Hari, Kamis (1/9/2022).
Selama menjadi peserta BPJS Kesehatan, ia mengaku pernah beberapa kali menggunakan asuransi kesehatan milik pemerintah itu. Pada 2015 silam ia menggunakan BPJS Kesehatan untuk persalinan anak keduanya di sebuah rumah sakit swasta di Sleman.
"Semuanya gratis. Pelayanan juga optimal dan cepat, tidak ada kendala yang signifikan saat mengurus administrasi dan yang lain," jelas Hari.
Menurut dia, sebagai seorang pekerja swasta sangat penting untuk ikut serta dalam program BPJS Kesehatan. Hari menyebut, kesehatan keluarga menjadi modal penting untuk mencapai rasa aman dari risiko kesehatan yang berpotensi muncul di kemudian hari.
"Namanya masa depan kan kita tidak bisa prediksi situasi. Ketika sehat ya tidak masalah, misalnya ketika ada sesuatu misalnya sakit yang tidak direncanakan kan sudah aman," ungkap Hari.
Untuk urusan penggunaan, ia juga mengaku tidak menemui masalah. Ia hanya perlu ke fasilitas kesehatan tingkat pertama ketika merasa tidak enak badan. Jika ingin berganti fasilitas kesehatan, ia tinggal mengakses Mobile JKN yang merupakan aplikasi milik BPJS Kesehatan.
"Premi urusan kantor, sudah langsung dipotong setiap bulan. Jadi memang sangat terbantu," imbuhnya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, pelajar dan mahasiswa didorong mulai mengenali potensi, minat, hingga perusahaan yang ingin dituju
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 18 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 18 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Inpres Nomor 8 Tahun 2026 mewajibkan pembangunan infrastruktur di habitat gajah memperhatikan koridor satwa demi menjaga populasi gajah Indonesia.
Medan berat di Desa Watuduwur tak surutkan semangat Satgas TMMD Kodim 0708 Purworejo. Pembangunan jalan terus dikebut demi akses warga.
Kejaksaan Agung menjadwalkan ulang pemeriksaan Heru Pambudi sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi importasi tekstil di Ditjen Bea dan Cukai tahun 2018-2020.