Advertisement

Talkshow Dies Natalis ke-57 UAJY Ajak Cintai Bumi dan Lingkungan

Media Digital
Jum'at, 16 September 2022 - 09:27 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Talkshow Dies Natalis ke-57 UAJY Ajak Cintai Bumi dan Lingkungan UAJY menggelar talkshow bertajuk Membumikan Laudato Si dalam menyambut Dies Natalis ke-57, Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) secara luring di Auditorium Gedung Thomas Aquinas, Kampus II, Babarsari, Selasa (30/8/2022). - Ist

Advertisement

JOGJA-Dalam menyambut Dies Natalis ke-57, Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar Talkshow bertajuk “Membumikan Laudato Si’” pada Selasa (30/8/2022) secara luring di Auditorium Gedung Thomas Aquinas, Kampus II, Babarsari. Laudato Si' merupakan ensiklik kedua dari Paus Fransiskus yang memiliki makna untuk merawat bumi.

Rektor UAJY, Prof. Ir. Yoyong Arfiadi, M.Eng. Ph.D dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh narasumber dan seluruh peserta talkshow karena sudah hadir dan mau memulai langkah kecil untuk melestarikan bumi dan meluhurkan martabat manusia.
“Bukan hanya jargon-jargon selama Dies Natalis saja, harapannya mulai dari hari ini UAJY bisa ikut serta untuk melestarikan bumi dan umat manusia,” ujar Yoyong.

Talkshow dimoderatori oleh Ines Septi Ariningtyas, S. Farm., M.Sc., Ph.D., yang merupakan Dosen Program Studi Biologi UAJY. ‘Aku, kamu cintai bumi’ jargon yang menjadi semangat selama talkshow berlangsung. Dengan jargon tersebut diharapkan seluruh peserta yang hadir semakin menyadari bahwa mencintai bumi tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan tugas bersama.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Secara spesial, talkshow menghadirkan tiga narasumber yang peduli dengan lingkungan. Talkshow dimulai dengan materi dari Romo Patricius Hartono, Pr yang merupakan Pastor Vikaris Paroki St. Ignatius Magelang, Moderator eLSi Camp BedoNo dan Penggiat Gerakan Keutuhan Ciptaan.

Romo Patricius menyampaikan materi mengenai bagaimana masyarakat dapat memanfaatkan tumbuhan lokal sebagai bahan pangan ataupun berguna untuk menunjang kehidupan manusia. “Biasanya yang kita gunakan sebagai sayur itu brokoli, wortel dan lain sebagainya. Kita kurang menyadari bahwa tumbuhan yang biasanya dianggap gulma ternyata berguna bagi kehidupan manusia. Contohnya adalah tumbuhan jali,” jelas Romo.

Romo Patricius berharap, setelah mengikuti talkshow ini, para peserta lebih memperhatikan lingkungan dan tumbuhan lokal yang ternyata memiliki segudang manfaat.

Talkshow dilanjutkan oleh Ir. Pramana Yuda Ign., MSi. Ph.D. sebagai narasumber yang merupakan Dosen Program Studi Biologi UAJY dan Ketua Tim Laudato Si’ UAJY.

Pramana menceritakan bagaimana universitas dapat mengarah pada membumikan Laudato Si’. “Sebelumnya UAJY sudah menyelenggarakan banyak kegiatan yang juga bersinggungan dengan Laudato Si’. Jadi tidak hanya menjelang Dies Natalis saja,” jelas Pramana.

Menurut Pramana, universitas dan mahasiswa sudah memiliki modal dalam melakukan gerakan Laudato Si’. Hal tersebut dilihat dari bagaimana mata kuliah melibatkan lingkungan hidup. Pramana berpesan kepada seluruh peserta untuk menanamkan spirit Laudato Si’ dan mencari cara bagaimana merespon tangisan bumi dan tangisan si miskin dengan mengubah gaya hidup yang lebih sederhana.
Talkshow ditutup dengan materi dari Denok Marty Astuti, S.E., yang merupakan Mentor Edukasi Kelola Sampah Mandiri.

Advertisement

Denok menceritakan mengenai pengalamannya terkait bagaimana mengolah sampah menjadi barang yang dapat berguna lagi. Contohnya koran bekas menjadi tas dan sampah dapur menjadi pupuk kompos yang berguna bagi tumbuhan.

“Indonesia menghasilkan lebih dari 90 juta ton sampah sedotan plastik. Banyak juga fenomena binatang di laut terjerat sampah plastik. Bahkan di pantai saja banyak sampah plastik. Betapa banyaknya sampah plastik di Indonesia,” ujar Denok.

Denok menutup talkshow dengan mengingatkan kepada para peserta bahwa bumi adalah rumah bersama yang harus dijaga dan dirawat bersama-sama.*

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Lukas Enembe Kembali Tak Penuhi Panggilan Penyidikan karena Sakit, Kuasa Hukum Ajak KPK ke Papua

News
| Senin, 26 September 2022, 20:07 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement