BULOG Masifkan Penyaluran Bantuan Pangan Beras Sejumlah 3.118 Ton, Jamin Akses Pangan
BULOG menyalurkan 3.118 ton Bantuan Pangan Beras kepada 103.950 penerima di 16 kecamatan Kabupaten Purworejo untuk menjaga ketahanan dan akses pangan masyarakat
Dosen UAD memberikan pelatihan teknologi herbal bagi anggota PCA Aisyiyah./Istimewa
SLEMAN—Teknologi herbal dewasa ini menjadi sesuatu yang kembali populer. Herbal selain relatif aman bagi tubuh juga mampu menjaga imunitas tubuh di masa pandemi COVID-19.
Produk-produk herbal seperti sabun, dan minuman jahe instant juga dapat dijual untuk meningkatkan pendapatan ibu-ibu terutama anggota PCA Aisyiyah Depok, Sleman.
Selain pelatihan pembuatan produk herbal, ibu-ibu juga dilatih cara memasarkan melalui online menggunakan platform marketplace dan ojek online. Tidak hanya pemasaran online, peserta juga dilatih untuk membuat laporan keuangan agar manajerial usahanya lebih tertata.
Tim dosen terdiri dari dosen Teknik Kimia FTI UAD yaitu Gita Indah Budiarti, S.T., M.T., Dr. Endah Sulistiawati, S.T., M.T., Rachma Tia Evitasari, S.T., M.T. serta 1 dosen akuntansi Olivi Sabilla Sa’adani, S.E., M.Ak. Program pengabdian masyarakat ini memperoleh dana hibah internal dari LPPM UAD.
Program ini merupakan rangkaian kegiatan yang berlangsung dari bulan Juni-Oktober 2022. Tanggapan peserta program ini sangat senang dan berharap program ini berkelanjutan. Program ini juga merupakan lanjutan dari tahun 2019 hingga saat ini. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BULOG menyalurkan 3.118 ton Bantuan Pangan Beras kepada 103.950 penerima di 16 kecamatan Kabupaten Purworejo untuk menjaga ketahanan dan akses pangan masyarakat
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.