Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategi
Metranet dan Jayantara menjalin kerja sama untuk memperluas solusi digital di sektor pendidikan, mulai dari penerimaan peserta didik hingga pengelolaan
Talk Show Ngopi Santai Bareng Bupati Kebumen/ Tangkapan Layar
JOGJA–Juli silam, Kabupaten Kebumen menyelenggarakan Kebumen International Expo sebagai ajang promosi ekonomi kreatif serta sebagai upaya untuk menarik wisatawan ke Kebumen. Dari situ, diharapkan akan menghasilkan nilai investasi yang tinggi.
Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto sampaikan konsep Kebumen International Expo dalam Talk Show Ngopi Santai Bareng Bupati Kebumen, Selasa (27/12/2022).
Menurut Arif, suatu daerah harus memiliki produk ekonomi yang digerakkan. Ia mengandaikan, pusat perbelanjaan bila tidak ada konsep untuk memeriahkannya, misal dengan konsep perayaan hari raya di pusat perbelanjaan, maka pusat perbelanjaan tersebut akan sepi.
Dengan pemikiran tersebut, Kebumen International Expo hadir dengan mengusung konsep menjadikan penyanyi Ibu Kota sebagai pengisi acara di tiap harinya. Dari konsep tersebut, Kebumen terbukti mampu menarik animo masyarakat, meskipun event tersebut diselenggarakan pada masa pasca pandemi.
“Ini [Kebumen International Expo] terbesar di tingkat Kabupaten se-Indonesia, dengan jumlah pengunjung 240 ribu orang, investasi Rp940 miliar, cukup besar sekali. Ada beberapa kunjungan dari turis mancanegara,” kata Arif.
Dalam expo tersebut, pengunjung dikenakan tarif sebesar Rp25.000 untuk kedatangan setelah pukul 13.00 WIB, sebelum jam tersebut pengunjung datang menghadiri expo secara gratis. Konsep berbayar tersebut diterapkan untuk menjaga perputaran uang selama penyelenggaraan expo tersebut.
“Pada saat konsep ini kita sampaikan, ini akan berbayar Rp.25.000, cibiran luar biasa hebatnya. Ibaratnya masyarakat biasanya diberikan yang gratis, padahal kalau gratis dampak perputaran uang dan penghargaan untuk seniman belum tentu ada,” katanya.
Meskipun berbayar, Kebumen International Expo terbukti mampu menarik pengunjung. Berkat expo tersebut, tawaran pameran untuk produk UMKM Kebumen pun berdatangan. “Konsep ini mengangkat produk UMKM di kebumen dapat diangkat secara nasional bahkan internasional,” katanya.
“Kebumen International Expo adalah sesuatu yang belum pernah terjadi di bumi Kebumen atau sekitarnya,sehingga menjadi magnet,” katanya.
“Paling tidak perekonomian lokal terjadi peningkatan,” imbuhnya.
Arif menyampaikan, dari event tersebut, Kebumen memiliki target untuk menarik wisatawan makin lama tinggal di Kebumen. “Kita memiliki alam yang cukup baik, kita juga perlu mengadakan event, ketika pengunjung datang mereka akan makan, setelah itu masyarakat akan tinggal. Setelah itu, mereka akan berbelanja, berbelanja merchandise,” katanya.
Aditya Wahyu Indra Cahya, perwakilan dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kebumen menyampaikan Kebumen memiliki potensi pariwisata yang baik. Ia menyampaikan salah satunya pantai pasir putih yaki Pantai Menganti yang tak kalah indah dengan pantai pasir putih di daerah lainnya. “Ketika ada sesuatu dari jauh kelihatan lebih hijau, ternyata Kebumen potensinya masih besar,” katanya.
Menurutnya, potensi yang ada di Kebumen harus dikembangkan, setelah itu hasilnya dapat dimanfaatkan untuk perkembangan Kebumen sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Metranet dan Jayantara menjalin kerja sama untuk memperluas solusi digital di sektor pendidikan, mulai dari penerimaan peserta didik hingga pengelolaan
Siswa MAN 2 Bantul meraih golden ticket IPB berkat Hydrotani Wall, inovasi hidroponik vertikal dengan memanfaatkan air hujan.
Soundrenaline Sana Sini Yogyakarta menghadirkan musisi lintas genre dan kolaborasi khusus. Colorcode tampil dengan konsep mini orkestra.
Danantara Indonesia menegaskan tidak mengalokasikan dana sponsorship TIME100 Next 2026. Pencantuman logo terkait penjajakan kerja sama non-finansial.
SV UGM menggelar SNNT 2026 dengan mendorong percepatan hilirisasi riset dosen, penguatan inovasi, dan kolaborasi strategis dengan industri.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian turun pada 1 November 2026. Simak harga jual dan buyback semua ukuran.