Forum ASEAN di UKDW Soroti Kepemimpinan Perempuan
Peran perempuan dalam memperkuat tata kelola iklim dan kebencanaan di kawasan ASEAN menjadi fokus pembahasan dalam 2nd Talking ASEAN and Regional Dialogue 2026
Talk Show Ngopi Santai Bareng Bupati Kebumen/ Tangkapan Layar
JOGJA–Juli silam, Kabupaten Kebumen menyelenggarakan Kebumen International Expo sebagai ajang promosi ekonomi kreatif serta sebagai upaya untuk menarik wisatawan ke Kebumen. Dari situ, diharapkan akan menghasilkan nilai investasi yang tinggi.
Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto sampaikan konsep Kebumen International Expo dalam Talk Show Ngopi Santai Bareng Bupati Kebumen, Selasa (27/12/2022).
Menurut Arif, suatu daerah harus memiliki produk ekonomi yang digerakkan. Ia mengandaikan, pusat perbelanjaan bila tidak ada konsep untuk memeriahkannya, misal dengan konsep perayaan hari raya di pusat perbelanjaan, maka pusat perbelanjaan tersebut akan sepi.
Dengan pemikiran tersebut, Kebumen International Expo hadir dengan mengusung konsep menjadikan penyanyi Ibu Kota sebagai pengisi acara di tiap harinya. Dari konsep tersebut, Kebumen terbukti mampu menarik animo masyarakat, meskipun event tersebut diselenggarakan pada masa pasca pandemi.
“Ini [Kebumen International Expo] terbesar di tingkat Kabupaten se-Indonesia, dengan jumlah pengunjung 240 ribu orang, investasi Rp940 miliar, cukup besar sekali. Ada beberapa kunjungan dari turis mancanegara,” kata Arif.
Dalam expo tersebut, pengunjung dikenakan tarif sebesar Rp25.000 untuk kedatangan setelah pukul 13.00 WIB, sebelum jam tersebut pengunjung datang menghadiri expo secara gratis. Konsep berbayar tersebut diterapkan untuk menjaga perputaran uang selama penyelenggaraan expo tersebut.
“Pada saat konsep ini kita sampaikan, ini akan berbayar Rp.25.000, cibiran luar biasa hebatnya. Ibaratnya masyarakat biasanya diberikan yang gratis, padahal kalau gratis dampak perputaran uang dan penghargaan untuk seniman belum tentu ada,” katanya.
Meskipun berbayar, Kebumen International Expo terbukti mampu menarik pengunjung. Berkat expo tersebut, tawaran pameran untuk produk UMKM Kebumen pun berdatangan. “Konsep ini mengangkat produk UMKM di kebumen dapat diangkat secara nasional bahkan internasional,” katanya.
“Kebumen International Expo adalah sesuatu yang belum pernah terjadi di bumi Kebumen atau sekitarnya,sehingga menjadi magnet,” katanya.
“Paling tidak perekonomian lokal terjadi peningkatan,” imbuhnya.
Arif menyampaikan, dari event tersebut, Kebumen memiliki target untuk menarik wisatawan makin lama tinggal di Kebumen. “Kita memiliki alam yang cukup baik, kita juga perlu mengadakan event, ketika pengunjung datang mereka akan makan, setelah itu masyarakat akan tinggal. Setelah itu, mereka akan berbelanja, berbelanja merchandise,” katanya.
Aditya Wahyu Indra Cahya, perwakilan dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kebumen menyampaikan Kebumen memiliki potensi pariwisata yang baik. Ia menyampaikan salah satunya pantai pasir putih yaki Pantai Menganti yang tak kalah indah dengan pantai pasir putih di daerah lainnya. “Ketika ada sesuatu dari jauh kelihatan lebih hijau, ternyata Kebumen potensinya masih besar,” katanya.
Menurutnya, potensi yang ada di Kebumen harus dikembangkan, setelah itu hasilnya dapat dimanfaatkan untuk perkembangan Kebumen sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peran perempuan dalam memperkuat tata kelola iklim dan kebencanaan di kawasan ASEAN menjadi fokus pembahasan dalam 2nd Talking ASEAN and Regional Dialogue 2026
Pria 25 tahun di Sragen mencuri setengah karung jagung mentah. Perkara berakhir damai melalui restorative justice karena kerugian ringan.
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Kemenkeu menyiapkan perluasan basis pajak 2027 dengan menyasar potensi penerimaan dari aset properti yang disewakan.
Kebakaran di kawasan Gunung Bromo meluas ke arah Bukit B29. Petugas mengerahkan dua helikopter water bombing untuk memadamkan api.
Lemak berlebih di perut dapat memicu resistensi insulin dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Simak penjelasan dokter dan terapinya.