BEDAH BUKU: Penanganan Stunting Didorong lewat Buku
Permasalahan stunting dan pentingnya literasi keluarga menjadi sorotan utama dalam agenda bedah buku yang diinisiasi DPRD DIY bersama Dinas Perpustakaan
Para peserta sunatan massal, Kemenag Sleman/Ist
Sleman (Humas Kemenag Sleman)– Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman menyelenggarakan Sunatan Massal sebagai rangkaian kegiatan Hari Amal Bhakti (HAB) Ke-77 Kementerian Agama RI. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Kemenag Sleman pada Rabu (28/12/2022).
Peserta sunatan massal sebanyak 99 anak, dari 137 kuota yang disediakan panitia. Ahmad Nizam Abdul Qadir merupakan putra pasangan Muhammad Qabib dan Siti Sumayah. Ia tercatat sebagai peserta terkecil, lahir di Sleman pada 5 Agustus 2022.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman Drs. H. Tulus Dumadi, MA dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. "Terima kasih disampaikan kepada Baznas Kab. Sleman, Dinkes Kab. Sleman dan Kak Awe yang akan menghibur anak-anak peserta sunatan massal," ucapnya.
Ditambahkan, rencananya sunatan massal akan dilaksanakan bersama kegiatan lain seperti senam bersama dan bakti sosial yang terpusat di Desa Wisata Pulesari Kab. Sleman pada Selasa (27/12/2022). Namun karena satu dan lain hal, kegiatan bergeser di hari berikutnya.
Tulus berharap semoga semuanya berjalan lancar. "Kami doakan semoga menjadi anak sholeh, semoga setelah sunat tambah hafalan qurannya," harapnya.
"Kegiatan ini sebagai wujud bakti kami kepada masyarakat dan betul-betul memberikan perhatian kepada umat terlebih untuk generasi yang akan datang," pungkasnya.
Selanjutnya Pimpinan Baznas Kab. Sleman KH. Muhyi Darmaji memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. "Saya berharap setelah sunatan, anak-anak harus tertib sholatnya karena sudah mulai baligh. Semoga senantiasa sehat, cepet sembuh, menjadi anak sholih, cerdas, menjadi generasi penerus bagi bangsa ini dan berguna bagi agama, nusa dan bangsa," ujarnya.
Usai doa penutup yang dibacakan Kasi Bimas Islam Kemenag Kab. Sleman H. Jaenudin, S.Ag, M.Si, acara dilanjutkan dengan pemakaian peci secara simbolik kepada beberapa peserta.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kasubbag TU, Kasi dan Penyelenggara di lingkungan Kemenag Sleman, Pimpinan Baznas KH. Muhyi Darmaji, Dinkes Kab Sleman, Bong Supit H. Suryono dan Kak Awe pendongeng bocah. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Permasalahan stunting dan pentingnya literasi keluarga menjadi sorotan utama dalam agenda bedah buku yang diinisiasi DPRD DIY bersama Dinas Perpustakaan
Pakar UMY menegaskan PPN 11% Strava bukan pajak olahraga, melainkan dikenakan pada layanan premium aplikasi digital berbayar.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan pentingnya membangun bisnis berbasis nilai dan kepercayaan dalam era ekonomi modern.
Kejagung mengungkap kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tambang terkait Samin Tan mencapai Rp17,7 triliun berdasarkan hasil audit.
Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY GKR Bendara meraih penghargaan dalam Jogja Brand and Business Awards 2026
Bea Cukai Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan 3.336 gram happy water dari Kuala Lumpur dan mengungkap dugaan jaringan narkotika internasional.