Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,29% di Kuartal II/2026
BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,29% pada kuartal II/2026 didukung konsumsi domestik dan investasi.
Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat/JIBI-Bisnis.com-Afiffah Rahmah
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat mengatakan menteri dari Partai Nasdem selayaknya mengundurkan diri dari kabinet.
“Kalau memang gentle betul sudah seperti itu, akan lebih baik, untuk menteri-menterinya lebih baik mengundurkan diri,” jelas Djarot saat ditemui Kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (3/1/2023).
Dia berpendapat, menteri dari Nasdem seperti sudah tak sejalan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Apalagi, Nasdem sudah mengusung Anies Baswedan yang disebut sebagai antitesa Jokowi.
“Sebab apa? Sebab, rupanya mungkin agak tidak cocok dengan kebijakan Pak Jokowi, termasuk yang disampaikan adalah sosok antitesis Pak Jokowi,” ungkap Djarot.
Djarot berpendapat Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya perlu dievaluasi. Keduanya adalah kader Nasdem.
Dia menjelaskan Indonesia sudah berupaya jadi negara berswasembada pangan. Namun, lanjutnya, produksi beras kerap juga tak mencukupi.
“Sehingga, harga beras naik dan baru saja datang impor beras dari luar, 500 ribu ton. Padahal prinsipnya adalah Pak Jokowi ingin membangun kedaulatan pangan,” ujarnya.
Bahkan, lanjutnya, program food estate di beberapa daerah juga gagal. Dia mengklaim, Kementerian Pertanian harus jadi yang bertanggung jawab soal program food estate.
“Siapa pun yang menginisiasi di depan tentang program food estate tapo menteri pertanian itu harus di depan,” ucap Djarot.
Sebelumnya, Presiden Jokowi kembali menghangatkan sinyal perombakan alias reshuffle Kabinet Indonesia Maju. Meskipun demikian, Kepala Negara itu tak secara tegas menyebutkan waktu pasti perombakan kabinet akan dilakukan.
“Tunggu aja, ditunggu aja,” ujarnya kepada wartawan usai meninjau pasar Pasar Tanah Abang, Jakarta, Selasa (2/1/2023).
Saat dikonfirmasi terkait rumor reshuffle akan menyasar menteri-menteri dari Nasdem, Jokowi juga memberikan jawaban yang sama.
“Ditunggu saja,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,29% pada kuartal II/2026 didukung konsumsi domestik dan investasi.
Kementerian ATR/BPN meluncurkan tiga kebijakan baru pertanahan: pengukuran terjadwal, peralihan hak terintegrasi, dan organisasi berbasis wilayah.
Desain lebih ringkas, kapasitas tinta tinggi, dan konektivitas lebih cerdas untuk mendukung kebutuhan rumah tangga hingga UMKM
Menempuh 520 km, Muhammad Riana datang ke Cherrypop untuk menyaksikan Pandai Besi. Musik membawanya pada kisah personal dan literasi.
Warga Bantul mengeluhkan data desil 6-10 yang dinilai tak sesuai kondisi ekonomi setelah PHK dan perubahan pendapatan keluarga.
DPRD DIY menyoroti hak buruh transportasi terkait UMK, lembur, BPJS Ketenagakerjaan, sanksi pemotongan gaji, dan K3.