Inflasi Jogja Naik 0,46 Persen, Kenaikan Harga BBM Jadi Pemicu Utama
Inflasi Kota Jogja Juni 2026 naik 0,46% dipicu kenaikan BBM, terutama berdampak pada sektor transportasi.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA — Perum Bulog Yogyakarta menjamin stok beras DIY aman hingga dua bulan ke depan. Kebutuhan beras DIY pun dapat dipenuhi dari petani lokal.
Kepala Perum Bulog Kanwil Yogyakarta, Muhammad Attar Rizal menyampaikan stok beras di awal 2023 mencukupi untuk dua bulan ke depan. “Kami masih ada stok 6.180 ton. Itu masih stok aman, dan Maret sudah mulai panen,” katanya, Rabu (4/12/2022).
Pada 2022 untuk mencukupi ketersediaan beras di masyarakat, Bulog bekerja sama dengan Pemkab dan Pemkot di DIY, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY menggelontorkan beras subsidi dan nonsubsidi.
Sepanjang 2022, penyaluran beras melalui program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) atau operasi pasar yang volumenya mencapai hampir 12.500 ton.
Selain itu, Bulog Kanwil Yogyakarta juga melayani beras untuk kebencanaan dengan kuota 200 ton/tahun untuk Pemda DIY, dan 100 ton per tahun untuk pemerintah kabupaten/kota.
BACA JUGA: Stok Beras Bulog Belum Ideal Saat Nataru
Attar menyampaikan, selama tahun 2022 stok beras di DIY telah tercukupi dari panen lokal. “Kita optimalkan serapan dari lokal untuk pemupukan stok kembali di tahun 2023. Nanti ada panen gadu kita lakukan lagi serapan, jika harga dan persyaratan kualitasnya memenuhi,” ujarnya.
Menurut Attar tahun 2022, serapan gabah DIY sekitar 34.000 ton. Jumlah stok yang berlebih tersebut memungkinkan Bulog Kanwil Yogyakarta menyuplai beras ke Aceh sebanyak 2.000 ton dan DKI Jakarta ada 1.000 ton.
“Kami masih bisa menyuplai ke Aceh dan DKI Jakarta. Kami dorong stok yang kelebihan. Saat kami memupuk stok besar, kami hanya bisa mendorong untuk KPSH, kami mendorong ke daerah minus,” ujarnya.
Menurut Attar, Bulog akan melakukan serapan panen semester satu yang diperkirakan sekitar bulan Maret-Juni 2023. “Kami akan melakukan serapan panen untuk stok, seperti kekurangan atau kebutuhan akhir tahun, akan kita penuhi serapan semester I dan bisa ditambah di semester II dipanen gaduh untuk serapan keduanya.
Untuk memenuhi stok cadangan beras pemerintah (CBP) Perum Bulog mengimpor beras tahun 2022 dan diperkirakan hingga awal tahun 2023. Attar menyampaikan, kebijakan impor beras merupakan kebijakan dari Perum Bulog pusat.
“Stok Bulog, [untuk memenuhi] cadangan beras pemerintah secara nasional. Sentra produksi [gabah] tidak terdapat di seluruh provinsi. Kami juga harus mendorong kebutuhan pangan di daerah produsen. Kebutuhan beras, kami bisa sediakan dari lokal. Nanti [impor beras] tergantung kebijakan dari pusat,” kata Attar.
Menurutnya, kebijakan tersebut pun telah dipertimbangkan sebelumnya. Perum Bulog selalu melakukan pencatatan terkait jumlah panen beras, kebutuhan masyarakat terhadap komoditas beras, serta selalu melakukan serapan setiap panen untuk memenuhi kebutuhan stok beras. Sehingga, kekurangan stok beras pun akan berusaha diantisipasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Inflasi Kota Jogja Juni 2026 naik 0,46% dipicu kenaikan BBM, terutama berdampak pada sektor transportasi.
Jonatan Christie kembali bertanding saat Indonesia mengirim 12 wakil ke Japan Open 2026. Fajar/Fikri dan sejumlah pemain andalan siap bangkit di Tokyo.
Polresta Jogja menetapkan 14 tersangka baru dalam kasus Daycare Little Aresha. Total tersangka kini mencapai 27 orang dengan 103 anak tercatat sebagai korban.
Kolombia tim terakhir lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026. Asia habis tak tersisa, Eropa dominan dengan 7 wakil. Simak daftar lengkap tim lolos!
India minta WhatsApp tunda fitur username karena khawatir dipakai penjahat siber. WhatsApp membela diri dengan perlindungan berlapis. Fitur ini masih opsional.
Beta Mom, gaya asuh santai yang viral di TikTok dan Wall Street Journal. Lawan helicopter parenting, fokus pada fleksibilitas dan kebahagiaan ibu-anak.