BEI Perkirakan Short Selling Bisa Tambah Likuiditas hingga 17 Persen
BEI kembali menerapkan short selling secara bertahap dan memperkirakan transaksi ini berpotensi menambah likuiditas pasar hingga 17 persen.
Ilustrasi angin kencang./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk waspada akan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah di Indonesia pada Jumat (20/1/2023) ini. Namun DIY tidak disebutkan mengalami kondisi cuaca seperti itu.
Dalam sistem peringatan dini cuaca yang dipantau di Jakarta, BMKG memprakirakan provinsi yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Aceh, Bali, Bangka Belitung.
Kemudian, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Lampung, Maluku, Maluku Utara.
Lalu, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Sumatra Selatan.
BMKG memprakirakan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Jabodetabek masih dapat terjadi hingga Februari mendatang.
Baca juga: Wisnutama Tangani Pembukaan Piala Dunia U-20 2023
"Saat ini ada beberapa faktor dinamika atmosfer yang dapat memicu potensi peningkatan hujan di wilayah Jabodetabek untuk sepekan ke depan," kata Deputi Bidang Meteorologi, BMKG, Guswanto.
Ia mengemukakan faktor pemicunya antara lain aktifnya Gelombang Kelvin di sekitar wilayah Indonesia selatan ekuator, MJO (Madden Jullian Oscillation) yang diprediksikan mulai aktif kembali di sekitar Samudra Hindia barat Sumatera dalam periode akhir Januari.
"Kemudian, adanya pola-pola konvergensi [perlambatan angin] di Jawa bagian barat yang dapat memicu pertumbuhan awan hujan di sekitarnya," paparnya.
Untuk sepekan ke depan atau periode 19-25 Januari 2023, Guswanto menyampaikan, potensi hujan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Jabodetabek terutama pada kisaran periode siang-sore hari masih harus diwaspadai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BEI kembali menerapkan short selling secara bertahap dan memperkirakan transaksi ini berpotensi menambah likuiditas pasar hingga 17 persen.
Jadwal DAMRI dari YIA Kamis 17 September 2026 tersedia ke lima tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 17 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dari Palur hingga Jogja.
BGN suspend 1.276 SPPG MBG yang belum memenuhi syarat SLHS. Sebanyak 654 SPPG kategori kritis diusulkan ditutup permanen.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
KPK menelusuri alur perintah dan aliran uang dalam dugaan suap pengurusan HGB Summarecon di Kabupaten Bogor.