WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Penyakit campak kembali merebak di sejumlah daerah beberapa waktu terakhir. Merespons hal ini, pakar menekankan kembali pentingnya vaksinasi yang sekarang dianggap sebagian orang tidak perlu.
Guru Besar Pendidikan Kedokteran UGM, Profesor Ova Emilia menjelaskan campak dapat terkendali dengan adanya vaksinasi. “Ini penyakit menular apalagi yang renatn pada anak anak, mestinya terus digalakkan vaksinasinya,” ujarnya.
BACA JUGA : WHO Sebut 9 Juta Anak di Asia Tenggara Terancam Campak
Tidak hanya campak, beberapa penyakit lain yang rentan terhadap anak seperti polio dan TBC juga perlu diantisipasi dengan penguatan vaksinasi masing-masing penyakit tersebut. “Artinya vaksinasi itu harus, sama dengan TBC, vaksinnya BCG,” ungkap Mantan Dekan Fakultas Kedokteran, Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat (FKKMK) UGM ini.
Vaksinasi perlu dikuatkan kembali karena saat ini ada sebagian orang yang menganggap vaksinasi tidak perlu lagi. “Ada beberapa outbreak yang sebenarnya kita sudah bebas polio. Tapi gara gara ada orang yang mengatakan ga usah, ga perlu lagi [vaksinasi], akhirnya muncul lagi,” katanya.
Selain itu, di tengah mobilitas masyarakat yang sudah semakin tinggi pasca pelonggaran pandemi Covid-19, penyakit menular lainnya semakin beresiko terbawa orang dari berbagai negara atau benua ke wilayah Indonesia.
BACA JUGA : Penyakit Campak Marak di Gunungkidul
“Karena kita ga tau orang dengan mobilitas yang tinggi sekali, orang berjalan dari benua mana, negara mana, kita ga ngerti. Begitu satu kena akhirnya yang betul-betul berisiko terkena. Akhirnya merebak. Kalau sudah kayak gitu kita harus bikin blanked treatment lagi,” ungkap Wanita yang kini menjabat Rektor UGM.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan menyebutkan 31 provinsi di Indonesia telah melaporkan ribuan temuan kasus campak. Sebanyak 12 provinsi di antaranya bahkan sudah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB). Sepanjang 2022, total telah dilaporkan 3.341 kasus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 9 Juni 2026 dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan Budi Santoso.
KPK mendalami komunikasi Silmy Karim dengan Andrej Frey dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA senilai Rp145,5 miliar.
Harga buyback emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian naik Rp5.000 pada 9 Juni 2026. Simak daftar harga terbaru per gram.
Jadwal Angkutan KSPN Jogja 9 Juni 2026 dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini. Tarif mulai Rp12.000 hingga Rp26.000.