Siswa SLB Negeri Pembina Jogja Bagi-bagi Takjil kepada Warga
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian komite SLB Pembina untuk menanamkan nilai berbagi dan empati kepada anak-anak
Kapolsek Imogiri, Kompol Suharno (tengah) saat menunjukan barang bukti dan tersangka kasus judi togel di Mapolsek Imogiri, Rabu (1/2/2023)/ Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Petugas Polsek Imogiri, Bantul menangkap tiga orang bandar judi togel yang sudah beroperasi selama enam bulan di wilayahnya.
BACA JUGA: Kecanduan Judi, Ibu Dua Anak Ini Pertaruhkan Dirinya
Ketiga bandar judi tersebut masing-masing berinsial EK, 41, dan WS, 66, warga Kalurahan Imogiri serta IS, 25, warga Kalurahan Karangtalun, Kapanewon Imogiri, Bantul.
Kapolsek Imogiri, Kompol Suharno mengatakan penangkapan ketiga bandar judi itu bermula dari laporan masyarakat. Laporan tersebut disampaikan melalui program Jumat Curhat yang rutin digelar Polsek Imogiri bersama warga.
Dari informasi tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan menerjunkan petugas Intelkam.
“Dan kami mendapatkan informasi adanya aktivitas transaksi judi togel yang mengarah kepada tiga orang tersangka,” katanya dalam keterangan pers di Mapolsek Imogiri, Rabu (1/2/2023).
Usai memastikan adanya aktivitas perjudian di rumah ketiga tersangka, polisi kemudian melakukan penggerebekan pada Sabtu (28 /1/2023) malam lalu. Dari hasil penggeledahan di rumah para tersangka, polisi menyita uang senilai Rp1,9 juta, gawai dan kertas rekap transaksi perjudian.
Kapolsek menjelaskan uang tersebut merupakan nilai taruhan yang berhasil dikumpulkan dari ketiga tersangka. Ia menyebut, dalam sehari transaksi perjudian togel yang dijalani oleh tersangka beromzet Rp500.000 sampai Rp1 juta.
Uang tersebut diperoleh dari pelanggan yang memasang taruhan dengan rentang nilai mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah per harinya.
“Untuk cara kerjanya sama. Jadi tersangka mengumpulkan nomor dan pemasangan togel dari pelanggan. Nanti ketika ada nomor yang keluar, tersangka akan mentransfer uang ke pemenangnya,” terangnya.
Menurut keterangan tersangka, kata Kapolsek, para tersangka tidak bekerja sendiri-sendiri, namun ada bandar yang lebih besar di atasnya. Bahkan tersangka mengirimkan uang kepada bandar lebih besar.
Ia mencontohkan ketika tersangka mendapatkan hasil Rp1 juta, maka sebagian besar dikirimkan ke bandar lebih besar. Tersangka hanya mendapat sekitar Rp250.000 dalam sehari.
Sementara ini pengakuan tersangka mereka baru beroperasi selama enam bulan terakhir. Pihaknya masih terus melakukan pengembangan terkait dengan adanya kemungkinan pelaku lain,
“Ini masih kami kembangkan kasus perjudian togel ini,” ucapnya.
Kapolsek meminta warga untuk terus menyampaikan kepada polisi jika menemukan aktivtas perjudian di wilayahnya masing-masing.
Sementara itu untuk ketiga tersangka, polisi menjerat dengan Pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda Rp25 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian komite SLB Pembina untuk menanamkan nilai berbagi dan empati kepada anak-anak
Empat kasus dugaan SPA++ di Sleman telah inkrah selama semester pertama 2026. Satpol PP mengakui pembuktian praktik tersebut masih menjadi tantangan.
Halftime show final Piala Dunia 2026 dikritik Liam Gallagher (mimpi buruk) & Wayne Rooney (buruk). Madonna, Bieber, BTS hingga Muppets tampil, tapi justru diang
Spanyol juara Piala Dunia 2026 dengan rekor pertahanan terbaik: hanya kebobolan 1 gol dari 8 laga! Lampaui rekor Prancis, Italia, dan Spanyol 2010.
Omzet BUNCY, usaha rumahan milik Lucy Emilda yang mulai dirintis pada tahun 2020, naik setelah mendapatkan pelatihan sertifikasi halal dari BRI Peduli.
Celah keamanan Android 16 memungkinkan Gemini kirim SMS tanpa PIN dari layar kunci. Google siapkan patch. Simak cara melindungi perangkat Anda di sini.