Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Ilustrasi Pinus Sari, Mangunan./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, BANTUL — Ramadan tinggal sepekan lagi. Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul memastikan semua objek wisata di Bumi Projotamansari tetap buka selama Ramadan, terutama objek wisata yang dikelola oleh Pemkab Bantul.
Meski begitu, Dispar tidak akan menggelar atraksi wisata selama Ramadan untuk mengormati umat muslim yang sedang berpuasa.
Kepala Dispar Bantul, Kwintarto Heru Prbowo mengatakan semua objek wisata tetap buka selama Ramadan meski tanpa atraksi wisata. “Secara prinsip, kami tidak mengadakan atraksi wisata dalam rangka memberikan kesempatan umat muslim ibadah puasa. Tetapi kalau ada kelompok masyarakat yang mengadakan atraksi kami tidak melarang,” kata Kwintarto, Selasa (14/3/2023).
BACA JUGA: Jelang Ramadan Akan Digelar Operasi Pasar Sejumlah Titik
Menurut Kwintarto, berdasarkan pengalaman sebelum-sebelumnya, selama Ramadan merupakan bulan sepi atau masa paceklik wisatawan meski objek wisata tetap buka. Kondisi tersebut juga sudah dipahami oleh para pelaku wisata, termasuk pelaku UMKM yang ada di sejumlah objek wisata.
Biasanya mereka, kata dia, sudah menabung sejak Januari dan Februari untuk menutupi sepinya wisatwan selama Ramadan sehingga mereka tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya selama bulan puasa. Sehingga tidak ada konflik.
“Sampai hari ini tak menjadi konlik misalnya wisatawan sepi kami [pelaku UMKM] engga bisa makan. Jadi sudah terbangun kemampuan berpikir sehingga tidak banyak tuntutan dari mereka maupun. Karena mereka sudah tahu sepinya Ramdan akan terbayar ketika lebaran atau bulan Syawal nanti,” paparnya.
Lebih lanjut Kwintarto mengatakan selama Januari-Februari, Dispar bersama sejumlah pihak sudah mengadakan atraksi wisata yang berhasil mendatangkan banyak wisatwan dan memberikan keuntungan bagi pelaku UMKM di objek wisata, di antaranya atraksi wisata di Goa Cemara bersama SMA 1.
Kemudian Asita Volcano Cycling (AVC) yang diselenggarakan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Asita, festival burung paruh bengkok di Gumuk Pasir, dan Festival Coast to Coast di Parangtritis Geomaritim Science Park.
Kasi Promosi dan Informasi Data, Dispar Bantul, Markus Purnomo Adi mengakui memang selama Ramadan kunjungan wisatwan akan sepi, tetapi tetap ada wisatawan yang berkunjung untuk ngabuburit maupun yang buka puasa bersama di pantai atau objek wisata lainnya.
“Terutama anak-anak muda biasanya banyak yang ngabuburit sambil menikmati sunset,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Fenomena embun upas kembali muncul di Dieng dengan suhu mencapai minus 6 derajat Celsius, memicu lonjakan kunjungan wisatawan saat libur sekolah.
Nama Kepala Diskominfo Kulonprogo Bambang Sutrisna dicatut pelaku melalui WhatsApp. ASN dan masyarakat diminta waspada terhadap modus penipuan.
Bangkai pesawat kargo Boeing 737-400 yang hilang di Laut Arab ditemukan setelah operasi pencarian 12 jam. Pencarian lima awak masih berlanjut.
Erick Thohir memastikan klub di Indonesia tak punya alasan menolak pemanggilan Timnas usai jadwal Super League 2026/2027 diundur.
Polri membekukan dua ruangan di de'Clan Signature dan money changer usai penggeledahan kasus korupsi serta TPPU, menyita hampir Rp60 miliar.