Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Ilustrasi perbaikan jalan./Pixabay-Joshua Woroniecki
Harianjogja.com, JOGJA—Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan jalan nasional di DIY sepanjang 262 kilometer siap dilewati saat mudik Lebaran 2023. Ratusan kilometer jalan nasional tersebut dijamin mulus tanpa lubang.
Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR menyebut empat paket ruas jalan yang sudah disiapkan meliputi rekonstruksi Jalan Wates-Milir-Sentolo, rehabilitasi dan pelebaran Jalan Karangnongko–Jogja–Prambanan, preservasi Jalan Jogja–Wonosari–Duwet, dan preservasi Jalan Jogja–Tempel–Pakem–Prambanan–Jogja.
“Penanggulangan lubang agar zero hole sudah kami laksanakan, H-14 harapannya sudah tidak ada lubang di seluruh jalan nasional di DIY,” kata Direktur Pembangunan Jalan, Ditjen Bina Marga Satrio Sugeng Prayitno, melalui keterangan tertulis, Senin (3/4/2023).
BACA JUGA: Diduga Terima Gratifikasi Selama 12 Tahun, Rafael Alun Trisambodo Akhirnya Ditahan KPK
Satrio menyebut 262 kilometer jalan nasional di DIY tersebut juga meliputi 112 kilometer JJLS dari Kulonprogo, Bantul, dan Gunungkidul. Pejabat Pembuat Komitmen Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY Rokhmad Purnomo menjelaskan perbaikan jalan, khususnya menambal lubang, masih berlangsung.
“Beberapa titik, seperti Jalan Wonosari di Patuk sudah dipastikan tidak ada lubang, beberapa lainnya sedang dikebut agar dipastikan tidak ada lubang,” katanya, Senin (4/4/2023).
Rokhmad menyebut empat paket ruas jalan nasional yang ditangani BBPJN Jateng-DIY sudah dilakukan jauh hari sebelumnya. “Sebagian besar sudah dikerjakan dari 2022, seperti yang di Prambanan dan Sentolo,” jelasnya.
BBPJN Jateng-DIY, jelas Rokhmad, juga akan menyiapkan alat beratnya di sekitar jalan nasional yang rawan. “Sebagai antisipasi jika ada hal yang tidak diinginkan, misalnya longsor atau apa mengingat masih sering hujan juga. Seperti di Patuk itu kami sudah siapkan alat berat untuk jaga-jaga memastikan nanti penangananya cepat dan tidak mengganggu pemudik juga,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Penataan sempadan Sungai Lowanu Jogja dipercepat untuk mencegah longsor sekaligus mendukung wisata kuliner yang aman.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.