Advertisement
Cek Kondisi Kerusakan Jalan Patuk-Dlingo, ORI DIY: Respons Pemda memang Lamban

Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY mendatangi lokasi kerusakan jalan Patuk-Dlingo, tepatnya di Kalurahan Terong, Kapanewon Dlingo. Kedatangan ORI DIY sekaligus mengonfirmasi terkait dengan keluhan warga atas kerusakan jalan tersebut.
Kepala ORI Perwakilan DIY, Budhi Masturi menyatakan pihaknya telah melihat langsung kerusakan jalan dan mengumpulkan keterangan dari para perangkat wilayah soal kerusakan jalan tersebut. "Tadi kami baru pengumpulan data lapangan. Kami melihat lokasi, mewawancarai Lurah Terong, dan warga," katanya, Kamis (13/4/2023).
Advertisement
Berdasarkan keterangan, Budhi menyebut bahwa keluhan warga itu sudah ditindaklanjuti oleh Pemda DIY dengan penambalan jalan aspal. Hanya saja saat meninjau ke lokasi pihaknya tidak menemukan aktivitas perbaikan. "Untuk pembangunan permanen baru akan dikerjakan sekitar Mei, mulai dari Tugu Terong sampai sejauh 1,5 km," ujarnya.
BACA JUGA: Akses Dlingo-Patuk Bertahun-tahun Rusak dan Tak Diperbaiki, Warga Demo
Terlebih, imbuh dia, respons Pemda DIY dalam memperbaiki kerusakan jalan itu dinilainya lamban. Sebab menurut keterangan kepala desa setempat pengajuan perbaikan jalan sudah dilayangkan sejak tahun lalu.
"Kami tidak mendapat informasi mengenai alasannya, tidak menutup kemungkinan setelah ini kami meminta penjelasan Dinas terkait. Yang jelas setelah demo besar kemarin itu baru ada respons," katanya.
Sebelumnya, ribuan orang yang tergabung dalam Aliansi Dlingo Bersatu berdemonstrasi di sepanjang Jalan Patuk-Dlingo pada Minggu (12/3/2023).
Demonstrasi yang diikuti sekitar 1.200 orang tersebut digelar akibat permohonan perbaikan Jalan Patuk-Dlingo yang tak kunjung ditindaklanjuti.
“Selain karena jalan rusak, aksi demonstrasi hari ini didasari oleh penutupan Jalan Patuk yang cukup sering. Karena itu warga Dlingo harus melalui jalan yang lebih jauh untuk menuju ke rumah,” kata Sugiyono ditemui di Tugu Terong pada Minggu (12/3/2023).
Sugiyono menambahkan kerusakan jalur Dlingo-Patuk telah terjadi sejak beberapa tahun lalu. Kendati demikian, perbaikan jalan tidak segera dilakukan, padahal Pemerintah Kalurahan Terong telah mengirim surat kepada DPUP-ESDM DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Perhatian! Lusa, Polri Lakukan Flag Off One Way Secara Nasional
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Talut Ambrol di Jalur Clongop Gedangsari Diperbaiki dengan Anggaran Rp15 Miliar
- Kendaraan Keluar DIY Via Entry Tol Tamanmartani Meningkat, Sempat Dekati 1.000 Kendaraan Per Jam
- Jalur Wisata Pantai di Gunungkidul Ramai Lancar
- H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Kawasan Malioboro Padat Merayap
- H+3 Lebaran 2025, Pantai Parangtritis Dikunjungi 14.000 Wisatawan
Advertisement
Advertisement