Data Sensus Ekonomi Penting untuk Keberlanjutan Bisnis
Sensus Ekonomi 2026 dinilai penting sebagai dasar pemerintah menyusun kebijakan ekonomi dan mendorong keberlanjutan bisnis serta pertumbuhan usaha.
Siswa dan guru SMK Muhammadiyah 1 Moyudan berbagi takjil di simpang empat Gedongan, Moyudan pada Kamis (13/4/2023). / Harian Jogja
SLEMAN—Puluhan siswa SMK Muhammadiyah 1 Moyudan turun ke jalan setiap harinya untuk berbagi takjil kepada masyarakat. Kegiatan yang banyak melibatkan siswa diharapkan jadi ajang pembelajaran siswa untuk berbagai kepada sesama.
Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMK Muhammadiyah 1 Moyudan, Tri Suwarni menerangkan sekolah mengadakan berbagi takjil selama 27 hari. Kegiatan ini dimulai dari 24 Maret lalu dan akan dilakukan hingga 19 April nanti.
Setiap hari rata-rata 100 takjil disiapkan. Total sekitar 3000 takjil akan dibagikan kepada para pengendara yang melintas di daerah Moyudan. "Per hari ini sudah terbagi 2281 takjil, nanti total 3001 takjil. Belum di luar donatur," jelasnya pada Kamis (13/4/2023).
Dijelaskan Tri, melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian siswa terhadap sesama. Apalagi di bulan ramadan untuk mengajarkan siswa sedekah juga.
"Juga memupuk kerja sama, karena berbagi takjil itu kan tidak hanya membutuhkan satu dua orang. Tapi banyak siswa sesuatu kelas, " tambahnya.
Kegiatan ini menggunakan dana dari sekolah dan Lazizmu SMK Muhammadiyah 1 Moyudan. Dana tersebut lantas dibagikan ke masing-masing kelas untuk dikelola menjadi takjil yang nantinya dibagikan kepada warga.
"Nanti oleh wali kelas dikoordinasi sama siswa di kelasnya apabila nanti ada donatur dari siswanya atau dari orang tuanya nanti bisa ditambahkan di situ," ungkapnya.
Beberapa siswa ikut menyumbangkan uangnya untuk berbagi takjil ini. Sisanya ikut menyumbang tenaga dalam terselenggaranya kegiatan berbagi takjil ini.
Setidaknya 15-20 siswa turun ke jalan menambahkan takjil di area simpang empat Gedongan, Moyudan.Para siswa dijadwal secara bergantian sesuai jadwal kelasnya.
"Karena yang melakukan aksi di jalan itu siswa ya harapannya mereka memiliki rasa cinta kasih untuk berbagi siapa sesama di bulan ramadan ini. Apalagi ramadan itu bulan yang penuh ladang pahala untuk kita berbuat kebaikan, menolong sesama, berbagi," jelasnya. BC
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sensus Ekonomi 2026 dinilai penting sebagai dasar pemerintah menyusun kebijakan ekonomi dan mendorong keberlanjutan bisnis serta pertumbuhan usaha.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.