Solo Prioritaskan Guru dan Nakes di CASN 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Tangkapan layar kericuhan pentas musik di Girisubo, Gunungkidul, yang menewaskan salah satu pemuda setempat akibat senjata api yang dibawa polisi Minggu (14/5/2023)./Instagram
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seorang pemuda tewas tertembak senapan polisi saat dangdutan memperingati bersih telaga di Dusun Wuni, Nglindur, Girisubo, Gunungkidul, Minggu (14/5/2023). Polisi pemegang senjata kini sudah ditahan.
Pentas dangdut itu sempat ricuh dan berujung pada tewasnya pemuda bernama Aldi Apriyanto yang masih berumur 19 tahun.
Kepala Dusun Wuni, David Nurvianto, mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Awalnya pexah kericuhan dalam pentas dangdut. Aldi yang menjadi panitia duduk di atas panggung menghadap penonton.
Saat kericuhan terjadi, terdengar letusan senapan yang diduga berasal dari senjata milik anggota polisi di sekitar lokasi.
“Entah sengaja atau tidak, senjata laras panjang milik petugas kepolisian pelatuknya tertarik hingga perlurunya mengenai korban,“ kata David.
BACA JUGA: Dugaan Penembakan di Puskesmas Depok 1, Polresta Sleman: Sudah Ada Titik Terang Pelaku
Aldi yang tertembak langsung tergeletak dengan luka pada lengan atas hingga tembus bagian tulang rusuk. Dia langsung dilarikan ke rumah sakit tetapi meninggal dunia di tengah perjalanan.
“Setelah tertembak, dia sudah tak sadarkan diri,” kata David.
Warga sempat mendatangi Polsek Girisubo untuk meminta kejelasan. Ia berharap kasus ini dapat diselesaikan secara tuntas.
“Kami minta keadilan,” katanya.
Kapolres Gunungkidul AKBP Edy Bagus Sumantri mengatakan Aldi tertembak senapan yang dipegang anggota Polsek Girisubo, Briptu MK. Kasus tersebut sudah ditangani Polda DIY. Briptu MK juga sudah ditahan di Mapolda DIY.
“Sudah sejak semalam ditahan di Polda DIY,” kata Edy kepada wartawan di area pemakaman di Dusun Wuni, Nglindur, Girisubo, Senin siang.
Edy juga menyampaikan duka cita kepada keluarga korban serta masyarakat di Dusun Wuni. Polres Gunungkidul akan mengevaluasi pengamanan menggunakan senjata laras panjang setelah insiden ini.
Adapun Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda DIY AKBP Verena Sri Wahyuningsih mengatakan Aldi Apriyanto tewas akibat tembakan yang berasal dari senjata Briptu MK.
“Pada Minggu 14 Mei 2023 pukul 20.30 WIB di Padukuhan Nglindur, Girisubdo, Gunungkidul, digelar pentas musik bersih dusun. Sekitar 22.30 terjadi keributan di antara penonton dan pada 23.00 WIB terdengar ledakan senjata api yang disandang oleh Briptu MK,” katanya.
Letusan senjata api itu kemudian mengenai Aldi hingga meninggal dunia.
“Saat ini kasusnya ditangani Polda DIY, baik penegakan hukum secara internal maupun pidana umum,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.