34 PPPK Paruh Waktu Gunungkidul Tak Dapat Kontrak Baru, Ini Penyebabnya
Sebanyak 34 PPPK Paruh Waktu Gunungkidul tidak mendapat kontrak baru. Pemkab menyebut sejumlah alasan, mulai dari pelanggaran disiplin hingga pensiun.
Prosesi sertijab Kapolsek Girisubo AKP Isnanini (kiri) yang dipimpin Kapolres Gunungkidul AKBP Edy Bagus Sumantri (kanan), Kamis (18/5/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pascainsiden tertembaknya salah seorang warga Dusun Wuni, Nglindur, Girisubo oleh anggota kepolisian, Kapolsek Girisubo, AKP Isnaini ditarik ke Pama Pelayanan Markas (Yanma) Polda DIY. Upacara serah terima jabatan dilaksanakan di Mapolres Gunungkidul, Kamis (18/5/2023).
Jabatan Kapolsek Girisubo yang baru diserahkan kepada AKP Agus Supriyanto, sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Rongkop. Sedangkan Kapolsek Rongkok sekarang diemban oleh AKP Mursidiyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubag Strejemen, Bagren Polres Gunungkidul.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri membenarkan adanya mutasi di jajarannya yang berkaitan dengan Kapolsek Girisubo. Meski demikian, untuk perihal yang melatarbelakangi pemindahtugasan, ia enggan berkomentar lebih banyak.
Edy berdalih bahwa keputusan rotasi merupakan kebijakan dari Polda DIY. Oleh karenanya, untuk konfirmasi kebijakan ini diserahkan sepenuhnya ke Polda. “Yang jelas ini bagian dari mutasi rutin. Begitu ada suratnya, langsung ditindaklanjuti dengan proses serah terima jabatan,” katanya.
BACA JUGA: Pemuda Gunungkidul Tertembak Peluru Polisi saat Ricuh Konser Dangdut, Begini Reaksi Sultan
Didalam prosesi, Kapolres berpesan agar jajarannya terus meningkatkan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tugas masing-masing. “Tidak lupa untuk pelayanan kepada masyarakat juga harus terus ditingkatkan,” katanya.
Sebagaimana diketahui bersama pada Minggu (14/5/2023) sekitar pukul 23.00 WIB di Dusun Wuni, Nglindur, Girisubo terjadi insiden tertembaknya Aldi Apriyanto,20, salah seorang panitia acara bersih telaga di dusun tersebut. Korban tertembak senapan laras panjang yang dibawa Briptu MK saat pengamanan acara.
Kepala Dusun Wuni, David Nurvianto mengatakan, kejadian sekitar pukul 23.00 WIB. Sebelum kejadian, sempat terjadi kericuhan dalam acara pentas musik dangdut dalam rangka Bersih Telaga.
Dia menjelaskan, pada saat pengamanan tiba-tiba terdengar suara letusan senapan yang diduga berasal dari senjata milik anggota polisi di sekitar lokasi. “Entah sengaja atau tidak, senjata Laras panjang milik petugas kepolisian pelatuknya tertarik dan mengenai korban hingga meninggal dunia,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 34 PPPK Paruh Waktu Gunungkidul tidak mendapat kontrak baru. Pemkab menyebut sejumlah alasan, mulai dari pelanggaran disiplin hingga pensiun.
IHSG anjlok 8,01% ke level 5.393,92 pada pembukaan 16 Oktober 2026. BEI memberlakukan trading halt selama 30 menit.
BPGMN akan melibatkan akademisi dan tenaga profesional untuk memetakan risiko kebakaran, memprediksi kekeringan gambut, serta memperkuat pengelolaan mangrove.
DPRD Bantul mendorong pelibatan UMKM dalam pameran untuk memperluas pemasaran produk lokal, meningkatkan daya saing, dan mendukung pariwisata.
Mentan Amran meninjau pengembangan benih Gamagora 7, kedelai, dan kakao di PIAT UGM. Kementan menyiapkan kerja sama lanjutan pada 2027.
Bahlil Lahadalia menyebut CNG berpotensi lebih murah 30%-40% dari LPG. Pemerintah menargetkan CNG 3 kg mulai diterapkan pada 2027.