Seleksi Calon Sekda Kota Jogja Masuk Final, Ini 3 Kandidatnya
Seleksi Sekda Kota Jogja memasuki tahap akhir. Hasto Wardoyo masih berkonsultasi dengan Gubernur DIY sebelum menentukan nama terpilih.
Ilustrasi penembakan/Ist-Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menyerahkan penanganan kasus penembakan oleh anggota Polsek Girisubo atas nama Briptu MK pada proses hukum yang sedang berlangsung.
Diketahui sebelumnya, seorang warga Dusun Wuni, Kapanewon Girisubo yang bernama Aldi Aprianto tewas tertembak peluru dari senjata milik Briptu MK dalam sebuah acara musik.
Sultan tak banyak berkomentar, menurutnya proses hukum akan berjalan dalam kasus tersebut. “Saya enggak tahu persis, kami lihat dulu itu sengaja atau tidak, dan sebagainya. Nanti kan ada proses, kan mungkin itu kan polisi, mestinya dilakukan pemeriksaan, biar itu urusannya polisi,” katanya.
BACA JUGA: Dangdutan Ricuh, Pemuda Gunungkidul Tewas Tertembak Senapan Polisi
Terkait dengan penggunaan peluru dalam proses pengamanan acara hiburan, Sultan mengaku tidak mengetahui secara persis. Menurutnya itu merupakan kewenangan pihak kepolisian untuk menerapkan prosedur pengamanan dalam acara hiburan.
“Enggak tahu juga. Itu wewenangnya polisi. Berjaga itu memakai peluru betul atau tidak, isi atau tidak, saya juga enggak ngerti. Biar berproses hukum saja, jangan dicampuri,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seleksi Sekda Kota Jogja memasuki tahap akhir. Hasto Wardoyo masih berkonsultasi dengan Gubernur DIY sebelum menentukan nama terpilih.
Bek Persib Bandung Frans Putros masuk skuad sementara Irak untuk Piala Dunia 2026 dan berpeluang mencetak sejarah bagi Liga Indonesia.
Rumah di Panggungharjo Bantul terbakar dini hari diduga korsleting listrik, kerugian sekitar Rp20 juta
AAP rilis panduan baru: waktu istirahat sekolah wajib dilindungi sebagai kebutuhan dasar anak, bukan kemewahan. Simak manfaat medisnya di sini.
Satgas PPKS UPNVY selidiki dugaan kekerasan seksual yang viral di media sosial dengan komitmen perlindungan korban dan investigasi objektif.
Ibunda Fedi Nuril, Gusmawati Nuril binti Hasan Basri, meninggal dunia pada Selasa 19 Mei 2026. Unggahan duka banjir doa dari penggemar.