Nestapa Korban Fenomena Api Sleman: Tidur Tiga Jam dan Usaha Sepi
Fenomena munculnya api di rumah seorang warga di Margomulyo, Seyegan belum juga usai. Api terus membakar berbagai benda hingga menimbulkan kerugian material yan
Suasana malam di acara penganugerahan apresiasi KLA 2023 di Hotel Padma, Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu (22/7/2023). /Istimewa -- Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Kabupaten Sleman kembali meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Utama di tahun 2023. Capaian ini berhasil diraih Kabupaten Sleman secara berturut-turut sejak 2022.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi mendukung program-program KLA di Kabupaten Sleman. Penghargaan ini diharapkan Kustini dapat memotivasi seluruh stakeholder untuk meningkatkan kinerjanya agar terus bisa mewujudkan Sleman sebagai Kabupaten Layak Anak.
"Kami akan terus berupaya meningkatkan prestasi ini. Sehingga Kabupaten Sleman bisa jadi Kabupaten Layak Anak untuk melindungi hak-hak anak di Kabupaten Sleman," ungkap Kustini.
Kabupaten Sleman berhasil meraih penghargaan KLA kategori Utama selama dua kali beruntun, setelah sebelumnya mendapat penghargaan yang sama pada 2022 lalu. Penghargaan KLA kategori utama ini diberikan kepada Kabupaten/Kota dengan sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh dan berkelanjutan.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati, kepada Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo.
Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengucapkan selamat kepada pemerintahan daerah yang berhasil meraih penghargaan KLA dengan berbagai kategori. Pelaksanaan evaluasi KLA ini dijelaskan Bintang dilakukan dengan melibatkan kementerian lembaga terkait, pakar anak, perguruan tinggi juga mendengarkan aspirasi anak terhadap pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak di wilayahnya.
"Para peraih penghargaan patut berbangga. Sebab hasil evaluasi tidak hanya dinilai oleh pemerintah pusat dan provinsi saja, tapi juga melibatkan tim independen yang kredibel. Di antaranya terdiri dari para pakar di bidang anak dan perwakilan dari perguruan tinggi," ucapnya.
Penganugerahan KLA dilakukan berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan melalui mekanisme evaluasi mandiri, verifikasi administrasi hingga tahap pembuktian melalui verifikasi lapangan hibrid dan verifikasi lapangan langsung.
Pada 2023 ini ada kenaikan jumlah peraih kategori utama yakni sebanyak 19 Kabupaten/Kota. Jumlah ini naik signifikan dibandingkan tahun lalu yang hanya delapan Kabupaten/Kota. Kendati demikian Bintang berpendapat hingga saat ini belum ada Kabupaten/Kota yang berhasil meraih predikat Kabupaten Layak Anak.
"Oleh sebab itu, Kabupaten/Kota yang telah meraih kategori utama bisa memecah telur untuk mendapatkan kategori kabupaten/Kota Layak Anak," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fenomena munculnya api di rumah seorang warga di Margomulyo, Seyegan belum juga usai. Api terus membakar berbagai benda hingga menimbulkan kerugian material yan
Presiden Prabowo Subianto mengungkap mobil Maung produksi Pindad pernah mengalami kebocoran saat hujan deras dan berguncang di pegunungan. Meski demikian.
Kementerian Koperasi mengusulkan tambahan anggaran Rp1,34 triliun pada 2027 untuk mempercepat operasional 80.000 Kopdes Merah Putih dan pengembangan koperasi na
Taylor Swift tampil di premiere Toy Story 5, membawakan soundtrack baru dan menyebut film terbaru Pixar itu sebagai favoritnya dalam franchise Toy Story.
RSUD Prambanan menyatakan terbuka memberikan penjelasan medis terkait dugaan malpraktik. Audit internal dan eksternal disebut tidak menemukan kelalaian medis.
Pemkot Pekalongan menyiapkan revitalisasi drainase Jalan WR Supratman senilai Rp5 miliar dari Bankeu Jateng untuk memperlancar aliran air menuju Pompa Sipucung