Perkuat Keamanan Vault Berstandar Global, Pegadaian Raih Sertifikasi ISO 9001:2015
PT Pegadaian (Persero) memperoleh Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 untuk Layanan Kustodi (Custody Services)
Ajeng Viska Icanervilia bersama anaknya. Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Sebagai salah satu instansi layanan publik, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus berupaya meningkatkan pelayanannya. Tujuannya, masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan, bisa segera dilayani secara optimal.
Setidaknya, perempuan bernama Ajeng Viska Icanervilia telah membuktikannya sendiri. Awalnya, dia sempat khawatir apabila mendaftar untuk menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan bisa memakan waktu berjam-jam.
BACA JUGA: Kota Jogja Berencana Menaikkan Retribusi Sampah, Ini Alasannya
Hal itu lantaran Ajeng bersama dengan anak ke-4 yang masih balita, petugas BPJS Kesehatan Kantor Cabang Yogyakarta memberikan antrean prioritas.
Memang menjadi salah satu kebijakan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Yogyakarta untuk memprioritaskan pelayanan, termasuk bagi yang membawa anak kecil. Kebijakan ini sebagai cara memudahkan pelayanan bagi masyarakat dengan kategori tertentu.
“Awalnya dapet antrean biasa, karena petugas tahu kalau saya bawa anak, [kemudian] dapet antrean prioritas. Saya langsung dilayani, cepat banget, cuma menunggu sekitar 10 menit,” kata Ajeng saat ditemui seusai menyelesaikan layanan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta, Selasa (25/7).
Hari itu, Ajeng mendaftarkan anaknya yang ke-4 serta satu saudara sebagai peserta JKN secara mandiri. Sementara untuk Ajeng, suami, dan ketiga anaknya sudah ter-cover kepesertaannya dari kantor.
Ajeng merupakan dokter yang juga dosen di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM.
Sebagai peserta JKN, beberapa kali Ajeng menggunakan layanan dengan jaminan JKN untuk mengakses pengobatan. Pengobatan dengan JKN biasanya dilakukan di RSUP dr. Sardjito. Sejauh yang dirasakan Ajeng, pelayanan pengobatan dengan JKN sudah baik dan tidak berbeda dengan pasien umum.
Kali ini, dia mengaku datang ke kantor BPJS Kesehatan lebih pagi. Ia khawatir antrean akan mengular. Tetapi ternyata kekhawatirannya itu tidak terbukti. “Terus terang puas, bisa cepat pelayanannya, kalau enggak ngerasain hari ini, mungkin saya enggak tahu kalau bisa secepat ini,” kata dia.
Layanan Cepat dan Nyaman
Tak hanya itu, Ajeng yang merupakan warga Jogja juga merasa anaknya cukup nyaman berada di ruang pelayanan yang tidak begitu ramai kala itu. Terlebih saat itu nuansa HUT BPJS Kesehatan masih terasa dengan adanya hiasan balon di beberapa sudut ruangan, anaknya bisa sedikit terhibur. “Ini anak saya tidak rewel atau menangis selama menunggu,” ucap perempuan berusia 36 tahun ini.
Ajeng berharap pelayanan yang sudah baik ini tetap terus meningkat. Dari sisi anak-anak, dia mengusulkan setiap ada orang tua yang membawa anak ke ruang pelayanan, petugas bisa memberikan balon atau sejenisnya.
Bisa juga membuat semacam pojok anak yang berisi mainan. Sembari orang tua mengurus berbagai hal, anak bisa bermain dengan aman dan nyaman. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Pegadaian (Persero) memperoleh Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 untuk Layanan Kustodi (Custody Services)
Sahroni meminta Polri dan Komdigi menggandeng TikTok serta Meta memblokir akun yang digunakan untuk provokasi tawuran.
Pemilik Bolosego Dyah Laily Fardisa mengungkap kronologi biaya jualan food truck di Alkid Jogja yang disebut mencapai Rp6 juta.
egadaian dan Polri memperkuat kerja sama pengamanan serta pemanfaatan produk dan layanan Pegadaian untuk mendukung keamanan operasional dan masyarakat.
Selama menjadi peserta JKN, Yoga telah memanfaatkan Program JKN untuk berbagai kebutuhan pengobatan.
Daftar 14 bank bangkrut dan ditutup OJK hingga September 2026, terbaru BPR Pasarraya Kuta di Bali.