Lewat Film BNNP DIY Sebut Bahaya Narkoba Bertransformasi Jadi Permen
film berdurasi 1 jam 38 menit tersebut memberikan gambaran visual mengenai dampak penyalahgunaan narkoba sekaligus upaya pencegahannya.
Upacara Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Tingkat DIY di Pondok Pemuda di Kalipakis, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Bantul, Selasa (1/8/2023). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
JOGJA—Sebanyak 38 calon anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tingkat DIY mulai menjalani karantina selama 19 hari, mulai 1 hingga 19 Agustus 2023. Mereka merupakan personel paskibraka yang akan bertugas dalam Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2023 di Istana Negara Gedung Agung Yogyakarta.
Calon anggota paskibraka ini akan digembleng secara fisik, mental, dan kepribadian oleh instruktur dari anggotaTNI-Polri dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Selama proses karantina untuk pelatihan, mereka tidak diperkenankan untuk pulang maupun dijenguk oleh keluarga. Proses perekrutan calon anggota paskibraka tingkat provinsi ini dilakukan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY.
Kepala Disdikpora DIY, Didik Wardaya mengatakan pelatihan calon anggota paskibraka tingkat DIY sudah dimulai dari seleksi tingkat kabupaten dan kota yang diikuti pelajar sekolah menengah. Kabupaten dan kota kemudian masing-masing mengirimkan delapan orang calon yang terdiri dari empat orang perempuan dan empat orang laki-laki.
BACA JUGA: Sampah Menumpuk Selama Seminggu Terakhir, Dinkes Jogja Ingatkan Dampaknya bagi Kesehatan
“Dari proses seleksi, tim mendapatkan 40 siswa calon anggota paskibraka, dua siswa di antaranya diutus sebagai perwakilan DIY untuk anggota paskibraka di Jakarta, sementara sisanya sebanyak 38 orang mengikuti pendidikan selama 19 hari dalam rangka persiapan upacara HUT kemerdekaan RI di tingkat provinsi,” katanya seusai Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Tingkat DIY di Pondok Pemuda di Kalipakis, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Bantul, Selasa (1/8/2023).
Ia berharap dengan adanya pendidikan dan pelatihan persiapan para calon paskibraka benar-benar siap saat menjalankan tugasnya sebagai pasukan pengibar bendera di Istana Negara Gedung Agung.
Mereka diharapkan mendapatkan pendidikan, memiliki jiwa yang tangguh, fisik dan mental yang bagus, serta cinta Tanah Air. “Diharapkan nilai-nilai itu tetap dipegang sampai mereka dewasa dan matang,” katanya.
Kepala Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Disdikpora DIY, Priya Santosa mengatakan dalam proses pendidikan dan pelatihan calon anggota paskibraka ini diharapkan terbentuk Paskibraka DIY 2023 yang siap melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan bendera pada upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus di Istana Negara Gedung Agung.
Kepala Seksi Pemuda BPO Disdikpora DIY, Rini Admiwati mengatakan sebelum menjalani pendidikan dan pelatihan calon anggota paskibraka, jajarannya menggelar tantingan atau meminta kesiapan mereka mengikuti karantina. “Tantingan ini untuk melihat kesungguhan peserta,” katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
film berdurasi 1 jam 38 menit tersebut memberikan gambaran visual mengenai dampak penyalahgunaan narkoba sekaligus upaya pencegahannya.
Sleman menjadi lokasi piloting Perlinsos Digital. Sebanyak 76.315 KK telah terdaftar untuk mendukung penyaluran bansos tepat sasaran.
Upaya melestarikan bahasa dan aksara Jawa terus dilakukan di tengah perkembangan teknologi digital.
BSSN mengingatkan AI membuat serangan siber ke sektor keuangan makin otomatis, personal, dan sulit dibedakan dari komunikasi asli.
Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 tak lagi sekadar menjadi acara puncak HUT Kota Jogja. Perayaan yang memasuki tahun ke-10 itu dikemas menjadi WJNC Festiv
PSEL Piyungan diproyeksikan mengolah 1.000 ton sampah per hari. DIY menyiapkan pasokan dari Gunungkidul, Kulonprogo hingga Jateng.