Terima Bansos Saat Jadi PPPK, ASN Gunungkidul Kembalikan Rp1,5 Juta
seorang ASN Gunungkidul mengembalikan Rp1,5 juta dana bansos PKH setelah anggota keluarganya diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Dusun Tambakrejo, Semanu, Semanu digegerkan dengan adanya penemuan jasad bayi terbungkus plastik kresek di teras sebuah bengkel motor, Jumat (4/8/2023). Meski demikian, hingga Selasa (22/8/2023) polisi belum menemukan pelaku pembuangan.
Kapolsek Semanu, AKP Pudjijono mengatakan hingga sekarang masih melakukan penyelidikan terkait dengan temuan bayi dalam keadaan meninggal dunia di emperan bengkal. Sejumlah saksi telah diperiksa, tetapi belum menemukan titik terang berkaitan dengan kasus ini. “Kami masih menyelidiki dan mohon doanya agar kasus bisa segera terungkap,” kata Pudjijono, Selasa (22/8/2023).
Meski demikian, dia mengakui terus akan berupaya mengungkap kasus ini sampai tuntas. Pudjijono berjanji setelah menemukan pelaku akan mengumumkan ke publik. “Harap bersabar karena masih dalam proses penyelidikan. Nanti kalau ada perkembangan pasti kami kabari,” katanya.
BACA JUGA: Geger Penemuan Bayi di Pakem, Ini Penjelasan Lurah
Hasil penyelidikan awal, jasad bayi berjenis kelamin laki-laki terbungkus kantong kresek. Untuk penyelidikan, jasad bayi juga sudah melalui proses otopsi di RS Bhayangkara.
Jasad bayi ini pertama kali ditemukan oleh Suhardi, warga setempat saat akan berangkat Salat Jumat sekitar pukul 11.30 WIB. Saat akan memarkir kendaraan, dia melihat ember yang di dalamnya terdapat tas kresek yang terikat dan kondisinya dikerubungi lalat. “Saya pensaran dan langsung membukanya. Saya kaget ternyata bayi yang masih ada ari-arinya,” kata Suhardi kepada wartawan, Jumat (4/8/2023).
Menurut dia, saat dibuka kondisi bayi telah meninggal dunia dengan kulit sudah membiru. Untuk jenis kelamin, Suhardi tidak tahu persis karena tertutup selimut. “Temuan ini saya langsung laporkan ke polsek. Kami juga tidak tahu kapan bayi dibuang karena kebetulan bengkel sedang tutup,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
seorang ASN Gunungkidul mengembalikan Rp1,5 juta dana bansos PKH setelah anggota keluarganya diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
Kapolri memutasi 264 personel Polri melalui Telegram 2 November 2026. Sejumlah jabatan strategis di Mabes Polri ikut berganti.
Pemkab Kulonprogo menemukan sejumlah pelanggaran SOP di 10 dapur MBG, mulai dari pisau berkarat hingga lalat hinggap pada makanan.
Komisi III DPR mengapresiasi pencopotan Kapolres Sukoharjo dan tiga anggota polisi terkait polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Yusril Ihza Mahendra belum memastikan kabar pengamanan jenderal Polri. Divisi Humas Polri dijadwalkan menggelar konferensi pers.
PSIM Jogja menyiapkan enam pemain EPA U-20 dan U-18 untuk League Cup 2026/2027 sekaligus memberi kesempatan kepada pemain minim menit bermain.