KBD 2026 Solo Sasar 3 Kelurahan, Talud dan Saluran Air Dibantu TNI
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
Tangkapan layar Warga Dusun Tanen, Hargobinangun, Pakem penemuan bayi laki-laki pada Jumat (30/6/2023)
Harianjogja.com, SLEMAN— Warga Dusun Tanen, Hargobinangun, Pakem dibuat geger lantaran penemuan bayi laki-laki pada Jumat (30/6/2023).
Penemuan bayi tersebut awalnya diungkap akun @jiptourmerapi via @merapi_uncover. "Penemuan bayi laki2 di depan rmh saya ,dusun tanen hargobinangun.pakem sleman, kurang lebih jam 04.00 wib. Utk keadaan bayi sehat , dan sudah dibawa ke rs Panti nugroho," ungkap pemilik akun jiptourmerapi dikutip Jumat (30/6/2023).
Penemuan bayi itu pun mendapat beragam komentar dari netizen. "Yaallah mana adem banget," tulis akun @dwanicha25.
Akun @nurulialnasyah pun geram dengan perbuatan orang tua bayi. "wong tuone halal untuk diantemi," tulisnya. Kemudian ditanggapi oleh akun @DwiSuratno20 "Betul Gur seneng le gae..ngopni r glm," ujarnya.
BACA JUGA: Penemuan Bayi Laki-laki Bikin Geger Warga Piyungan
Terkait penemuan bayi tersebut, Lurah Hargobinangun Amin Sarjito membenarkannya. Bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 04.00 WIB di rumah salah seorang warganya bernama Asep. "Bayinya nangis, (pemilik rumah) kaget kok ada bayi di sana. Saat ditemukan bayi hanya diselimuti kain, tidak ada petunjuk lainnya," kata Amin saat dikonfirmasi Harianjogja.com.
Dijelaskan Amin, kondisi bayi saat ditemukan sehat dan berparas ganteng. Saat ini, bayi mungil itu dibawa ke RS Panti Nugroho, Pakem dan kasus tersebut sudah ditangani oleh Polsek Pakem. Amin berharap, orangtua bayi tersebut segera mengambil kembali darah dagingnya dengan menghubungi pihak berwajib.
BACA JUGA: Polisi Tangkap Mahasiswi PTS Jogja Pembuang Bayi di Tempat Sampah
"Tahun ini, kali kedua penemuan bayi di Hargobinangun. Yang sebelumnya (sekitar Mei lalu) mayat bayi ditemukan di jembatan Pakem, sekitar 500 meter dari penemuan bayi yang kedua tadi," katanya.
Dia memastikan pelaku atau orangtua bayi tersebut bukan warga Hargobinangun. Dugaan kuat, lanjut Amin, pelakunya berasal dari luar kalurahan. "Biasanya hasil hubungan gelap. Mudah-mudahan kasus ini segera terungkap," harap Amin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
Lembah Oya Kedungjati di Selopamioro, Bantul, membuka peluang kerja dan pendapatan bagi pemuda sekaligus menggerakkan ekonomi desa.
Geely dan NIO memperkuat bisnis baterai dan charging dengan investasi Rp1,7 triliun serta pengembangan teknologi battery swapping.
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.
Dato' Sri Tahir menyebut penunjukannya sebagai anggota Wantimpres Prabowo merupakan suatu kehormatan dan menyerahkan agenda kepada Pratikno.
MA mengabulkan uji pendapat DPRD Gowa terkait usulan pemberhentian Bupati Sitti Husniah Talenrang pada 1 Oktober 2026.