Petani Gunungkidul Dapat Bantuan Program Mina Padi Rp1 Miliar
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Bayi perempuan hidup yang dibuang dalam tas belanja di Jalan Rongkop, Gunungkidul./ tangkapan layar video penemuan bayi hidup
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sesosok bayi perempuan dibuang di tepi jalan raya di Padukuhan Suruh, Karangwuni, Rongkop, Sabtu (4/10/2025) malam. Hingga sekarang, jajaran Polsek Rongkop masih melakukan pencarian pelaku pembuangan.
Salah seorang warga, Sigit Yuli,51, mengatakan, dirinya sempat melihat sebuah mobil berhenti di rumah warga. Ia tidak mengira, tas belanja yang ditinggalkan berisikan bayi yang masih dalam keadaan hidup.
“Saya pulang dari kondangan, melihat ada tas yang diletakan di pinggir jalan. Berhubung di dekat rumah warga, saya tidak mengecek, tapi setelah sampai di rumah ada yang mengabari ada temuan bayi yang dimasukan dalam tas belanja,” kata Sigit, Minggu (5/10/2025).
Temuan ini juga sudah dilaporkan ke petugas di Polsek Rongkop. Pihak kepolisian juga sudah mendatangi lokasi temuan guna pemeriksaan lebih lanjut.
“Sudah diserahkan pihak berwajib dan proses pembukaan isi dalam tas juga dilakukan oleh petugas kepolisian dan petugas puskesmas,” katanya.
Kapolsek Rongkop, AKP Sartono mengatakan, bayi perempuan yang ditemukan sudah dibawa ke puskesmas untuk dirawat sementara. Adapun kondisinya dalam keadaan sehat dan tidak ada luka di tubuhnya.
“Didalam tas tidak hanya berisi bayi, tapi juga ada perlengkapan bayi seperti popok, baju, pampers hingga sejumlah kain,” kata Sartono.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis diketahui bayi yang ditemukan berusia sekitar tiga hari. Adapun proses kelahiran diduga juga dilakukan di salah satu fasilitas kesehatan, meski belum diketahui Dimana tempat tersebut.
“Tidak dilahirkan sendiri. Jadi, kemungkinan besar dilakukan di salah satu tempat persalinan,” katanya.
Pihaknya masih berupaya mencari pelaku pembungan. Hasil keterangan dari warga mengetahui pelaku yang membuang mengendarai mobil jenis sedan.
“Kami masih menyelidiki untuk menempukan pelaku pembuangan. Hingga sekarang kami masih mencarinya,” kata Sartono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.