Hadapi Degradasi Biodiversitas, UGM Perkuat SDM Profesional
UGM memperkuat SDM keanekaragaman hayati melalui PKKH, program profesi pertama di Indonesia dan Asia untuk menghadapi degradasi biodiversitas.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN — Warga Kapanewon Ngemplak digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki yang diletakkan di dalam sebuah kardus di teras rumah warga. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi masih hidup bersama sejumlah perlengkapan bayi, dan kini telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan.
Kapolsek Ngemplak, AKP Sutarman, menjelaskan bahwa penemuan tersebut terjadi pada Minggu (26/10/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Bayi itu pertama kali ditemukan oleh warga yang mendengar suara rengekan dari luar rumah.
“Sekitar pukul 05.15 WIB, saksi mendengar suara tangisan bayi dari arah teras. Sekitar 15 menit kemudian, saksi keluar rumah untuk memastikan sumber suara,” ujar Sutarman, Minggu (26/10/2025).
Saat memeriksa, saksi menemukan sebuah kardus di atas kursi di teras rumahnya. Kardus tersebut berukuran sekitar 30 sentimeter tinggi, 45 sentimeter panjang, dan 35 sentimeter lebar, dengan bagian atasnya tertutup separuh.
“Ketika saksi membuka kardus, ternyata di dalamnya terdapat bayi laki-laki,” jelas Sutarman.
Bayi tersebut memiliki panjang tubuh 47 sentimeter dan berat 2,26 kilogram. Saat ditemukan, bayi dalam posisi miring ke barat dengan kepala menghadap ke utara. Selain bayi, di dalam kardus juga terdapat sejumlah perlengkapan bayi, antara lain satu bungkus popok, satu kaleng susu formula merek Nutrilon, satu botol minyak tawon, satu botol salep, dan dua pasang pakaian bayi.
“Setelah menemukan bayi, saksi bersama warga segera membawanya ke dalam rumah dan menghubungi bidan desa,” kata Sutarman.
Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Ngemplak. Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), bayi tersebut dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan medis.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk melacak pelaku yang meninggalkan bayi tersebut,” ujar Sutarman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM memperkuat SDM keanekaragaman hayati melalui PKKH, program profesi pertama di Indonesia dan Asia untuk menghadapi degradasi biodiversitas.
Lima kalurahan di Sleman memilih mekanisme voting untuk Pilur PAW. Sebanyak 15 calon mengikuti pemilihan di lima kalurahan.
Suvenir pernikahan Rangga dan Nunu berupa anak ayam hidup dalam kotak mika menuai kritik warganet karena dinilai tak layak.
Industri pelumas mengubah strategi menghadapi pertumbuhan EV dengan memperkuat pasar industri dan mengembangkan produk bernilai tambah.
Aliran PDAM di Padukuhan Padem, Panggang, Gunungkidul macet lebih dari lima tahun. Warga terpaksa membeli air saat musim kemarau.
Alwi Farhan mengalahkan Chou Tien-Chen di perempat final Asian Games 2026 dan menyebut kontrol emosi sebagai kunci kemenangan.