Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Polisi memeriksa tempat kejadian perkara, kebakaran yang menewaskan satu warga di Panjangrejo, Pundong, Kamis (24/8/2023) - ist/Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL–Seorang kakek meninggal dunia tersambar api saat membakar sampah, di Panjangrejo, Pundong, Bantul Kamis (24/8/2023) siang. Saat api membesar ia tak mampu menyelamatkan diri.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, menjelaskan korban adalah Lamin, 77. Korban merupakan difabel karena tidak bisa berjalan. Untuk berjalan korban hanya mengesot. "Korban tidak bisa menghindari api," ujarnya, Jumat (25/8/2023).
Ia menceritakan kejadian ini pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melihat kepulan asap di lokasi kebakaran, pada pukul 12.00 WIB. "Saksi 1 melihat asap bekas terbakar yang akan merembet rumpun bambu. Kemudian mengambil ember dan air hendak memadamkan," katanya.
Saksi tersebut kemudian mengambil disel juga untuk memadamkan. Saat akan mengambil disel, saksi melihat sebuah kaki yang terbakar. Setelah dicek, ternyata orang terbakar. "Kemudian meminta bantuan kepada warga, namun orang tersebut sudah meninggal di tempat," ungkapnya.
BACA JUGA: Budiman Sudjatmiko Dipecat Partai, PDIP: Rekomendasi Sudah Sejak Senin
Dari pemeriksaan tim medis, korban meninggal dunia kurang lebih 2 jam sebelum ditemukan. Korban meninggal akibat tubuh korban yang terbakar secara keseluruhan. "Riwayat kesehatan korban sebelumnya, korban mengalami kecelakaan dan salah satu kaki korban sebelah kiri diamputasi pada bagian lutut ke bawah," katanya.
Pada tubuh korban, selain luka bakar tidak ditemukan luka bekas benda tumpul ataupun benda tajam. "Dari kesimpulan tim dokter puskesmas dan tim Inafis Polres Bantul, kemudian jenazah korban diserahkan kepada keluarga," katanya.
Kasus ini menjadi satu dari puluhan kebakaran yang disebabkan oleh pembakaran sampah di musim kemarau tahun ini. Kasus ini juga pertama kalinya kebakaran hingga menimbulkan korban jiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat ada 49 kebakaran yang disebabkan pembakaran sampah selama Juni-Agustus 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Empat perwakilan Sleman masuk daftar sementara kontingen DIY untuk SEA Games 2026, terdiri atas atlet, pelatih, wasit, dan mekanik.
Madura United bertekad mengakhiri rekor buruk melawan PSIM saat bertemu pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27.
Polda DIY belum memutuskan laga derbi PSS Sleman vs PSIM Yogyakarta digelar dengan penonton. Evaluasi keamanan dilakukan hingga hari H.
Pilur serentak Bantul memasuki tahap penetapan calon. Sebanyak 24 lurah petahana telah mengajukan cuti untuk kembali mencalonkan diri.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan keterlibatan koruptor, mafia, dan pelaku underinvoicing dalam kerusuhan Agustus.