Layar iPhone Duo Bermasalah, Apple Ganti Unit yang Rusak
Sejumlah pengguna iPhone Duo melaporkan layar lipat retak di sekitar engsel. Apple mengganti salah satu unit, tetapi penyebabnya belum diketahui.
Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta Sujatmika saat meninjau outlet minuman serta susu segar di lingkungan kampus. - ist/UPN
Harianjogja.com, SLEMAN—Saat ini sekitar 5.000 mahasiswa terdaftar aktif di Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta. Menurut Dekan FEB UPN Veteran Yogyakarta Sujatmika dari jumlah tersebut, ada yang terdata dan tidak terdata melakukan bisnis. Kalau yang terdata ada sekitar 10% mahasiswa yang sudah mulai berbisnis.
Padahal, mahasiswa FEB UPN Yogyakarta harus menjadi pencipta lapangan kerja entrepreneur. "Jadi mereka harus menjadi enterpreneur. Bukan hanya mencari pekerjaan semata," ucapnya, Senin (28/8/2023).
Sujatmiko menjelaskan mahasiswa FEB UPN Yogyakarta harus belajar praktek bagaimana menciptakan usaha serta mengelola bisnis yang dijalaninya. "Mahasiswa jangan hanya belajar teori. Tapi, harus berjalan praktik menciptakan bisnis dan mengelolanya," ucapnya.
Ke depan Sujatmiko berharap, mahasiswa FEB UPN Yogyakarta bisa membantu pemerintah untuk menjadi entrepreneur muda sesuai bidang yang diinginkannya.
Salah satu mahasiswa FEB UPN Yogyakarta, Firdaus Reza Maulana menjelaskan, saat ini dirinya membuka outlet minuman serta susu segar di lingkungan kampusnya. Adapun harganya mulai Rp10.000 sampai Rp23.000. "Jadi sangat terjangkau lah bagi kantong mahasiswa," jelas Reza.
BACA JUGA: 5 Destinasi Wisata yang Sedikit Polusi di Indonesia
Reza yang dibantu adiknya yang juga mahasiswa FEB UPN menjelaskan, selain membuka Jo Re dirinya juga mengembangkan usaha sablon dan printing di lingkungan kampus.
"Kalau usaha sablon dan printing ini kami sudah jalankan sebelumnya. Idenya buka di kampus karena kemarin ada mahasiswa baru. Jadi kami mulai belajar bisnis di lingkungan kampus ini," jelasnya.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN Veteran Yogyakarta Hendro Widjanarko, menjelaskan, pihak kampus akan mendukung dan memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan bisnis.
"Jadi kampus akan memberikan support dan memfasilitasi setiap mahasiswa yang akan berwirausaha. Kami berharap akan muncul para wirausaha muda dan berbakat dari kampus ini," katanya.
Kepala Pengembangan Karier dan Kewirausahaan UPN Yogyakarta Danang Widiantoro mengungkapkan, belajar bisnis dilingkungan kampus dapat memunculkan jiwa entrepreneur mahasiswa FEB UPN. "Jadi mahasiswa kami persiapkan untuk memasuki dunia kerja terutama untuk berwirausaha," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah pengguna iPhone Duo melaporkan layar lipat retak di sekitar engsel. Apple mengganti salah satu unit, tetapi penyebabnya belum diketahui.
Survei IPO menempatkan Meutya Hafid di posisi ke-10 menteri berkinerja terbaik dengan 5,9% dalam survei nasional Oktober 2026.
Sebanyak 27,6% perjalanan penumpang kereta api menuju Jogja bertujuan wisata. KAI mencatat jutaan penumpang di Stasiun Jogja dan Lempuyangan.
Progres Tol Semarang-Demak Seksi 1 mencapai 79,42% per 22 Oktober 2026. Kementerian PU menargetkan proyek rampung akhir 2027.
SSB Bapack Jogja menjadi wadah para bapak belajar sepak bola, menjaga kebugaran, memperluas pertemanan, dan menghidupkan mimpi masa kecil.
Kanwil Ditjenpas Sumsel memeriksa petugas dan napi Lapas Muaradua terkait kematian Adi Waswara. Polisi telah menetapkan empat tersangka.