Nadhif Basalamah Ungkap Pelecehan Daring di Media Sosial
Nadhif Basalamah mengungkap menjadi korban pelecehan daring di X dan TikTok yang memicu reaksi luas dan dukungan publik.
Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta Sujatmika saat meninjau outlet minuman serta susu segar di lingkungan kampus. - ist/UPN
Harianjogja.com, SLEMAN—Saat ini sekitar 5.000 mahasiswa terdaftar aktif di Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta. Menurut Dekan FEB UPN Veteran Yogyakarta Sujatmika dari jumlah tersebut, ada yang terdata dan tidak terdata melakukan bisnis. Kalau yang terdata ada sekitar 10% mahasiswa yang sudah mulai berbisnis.
Padahal, mahasiswa FEB UPN Yogyakarta harus menjadi pencipta lapangan kerja entrepreneur. "Jadi mereka harus menjadi enterpreneur. Bukan hanya mencari pekerjaan semata," ucapnya, Senin (28/8/2023).
Sujatmiko menjelaskan mahasiswa FEB UPN Yogyakarta harus belajar praktek bagaimana menciptakan usaha serta mengelola bisnis yang dijalaninya. "Mahasiswa jangan hanya belajar teori. Tapi, harus berjalan praktik menciptakan bisnis dan mengelolanya," ucapnya.
Ke depan Sujatmiko berharap, mahasiswa FEB UPN Yogyakarta bisa membantu pemerintah untuk menjadi entrepreneur muda sesuai bidang yang diinginkannya.
Salah satu mahasiswa FEB UPN Yogyakarta, Firdaus Reza Maulana menjelaskan, saat ini dirinya membuka outlet minuman serta susu segar di lingkungan kampusnya. Adapun harganya mulai Rp10.000 sampai Rp23.000. "Jadi sangat terjangkau lah bagi kantong mahasiswa," jelas Reza.
BACA JUGA: 5 Destinasi Wisata yang Sedikit Polusi di Indonesia
Reza yang dibantu adiknya yang juga mahasiswa FEB UPN menjelaskan, selain membuka Jo Re dirinya juga mengembangkan usaha sablon dan printing di lingkungan kampus.
"Kalau usaha sablon dan printing ini kami sudah jalankan sebelumnya. Idenya buka di kampus karena kemarin ada mahasiswa baru. Jadi kami mulai belajar bisnis di lingkungan kampus ini," jelasnya.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN Veteran Yogyakarta Hendro Widjanarko, menjelaskan, pihak kampus akan mendukung dan memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan bisnis.
"Jadi kampus akan memberikan support dan memfasilitasi setiap mahasiswa yang akan berwirausaha. Kami berharap akan muncul para wirausaha muda dan berbakat dari kampus ini," katanya.
Kepala Pengembangan Karier dan Kewirausahaan UPN Yogyakarta Danang Widiantoro mengungkapkan, belajar bisnis dilingkungan kampus dapat memunculkan jiwa entrepreneur mahasiswa FEB UPN. "Jadi mahasiswa kami persiapkan untuk memasuki dunia kerja terutama untuk berwirausaha," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Balita tewas setelah terjebak lubang proyek di Manggarai, Tebet. Evakuasi berlangsung empat jam sebelum korban dibawa ke rumah sakit.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 29 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 16 jadwal keberangkatan.
BPS menjamin data Sensus Ekonomi 2026 hanya untuk statistik, bukan pajak. Pendataan menjadi dasar kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Menteri Rosan Roeslani menilai kolaborasi riset dan industri menjadi kunci mempercepat hilirisasi serta memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Mensos Syaifullah Yusuf menegaskan validitas data menjadi kunci Program Sekolah Rakyat agar bantuan pendidikan tepat sasaran bagi keluarga miskin.