Dua Wakil Indonesia Lolos, Drama Warnai Kualifikasi Malaysia Masters
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta Sujatmika saat meninjau outlet minuman serta susu segar di lingkungan kampus. - ist/UPN
Harianjogja.com, SLEMAN—Saat ini sekitar 5.000 mahasiswa terdaftar aktif di Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta. Menurut Dekan FEB UPN Veteran Yogyakarta Sujatmika dari jumlah tersebut, ada yang terdata dan tidak terdata melakukan bisnis. Kalau yang terdata ada sekitar 10% mahasiswa yang sudah mulai berbisnis.
Padahal, mahasiswa FEB UPN Yogyakarta harus menjadi pencipta lapangan kerja entrepreneur. "Jadi mereka harus menjadi enterpreneur. Bukan hanya mencari pekerjaan semata," ucapnya, Senin (28/8/2023).
Sujatmiko menjelaskan mahasiswa FEB UPN Yogyakarta harus belajar praktek bagaimana menciptakan usaha serta mengelola bisnis yang dijalaninya. "Mahasiswa jangan hanya belajar teori. Tapi, harus berjalan praktik menciptakan bisnis dan mengelolanya," ucapnya.
Ke depan Sujatmiko berharap, mahasiswa FEB UPN Yogyakarta bisa membantu pemerintah untuk menjadi entrepreneur muda sesuai bidang yang diinginkannya.
Salah satu mahasiswa FEB UPN Yogyakarta, Firdaus Reza Maulana menjelaskan, saat ini dirinya membuka outlet minuman serta susu segar di lingkungan kampusnya. Adapun harganya mulai Rp10.000 sampai Rp23.000. "Jadi sangat terjangkau lah bagi kantong mahasiswa," jelas Reza.
BACA JUGA: 5 Destinasi Wisata yang Sedikit Polusi di Indonesia
Reza yang dibantu adiknya yang juga mahasiswa FEB UPN menjelaskan, selain membuka Jo Re dirinya juga mengembangkan usaha sablon dan printing di lingkungan kampus.
"Kalau usaha sablon dan printing ini kami sudah jalankan sebelumnya. Idenya buka di kampus karena kemarin ada mahasiswa baru. Jadi kami mulai belajar bisnis di lingkungan kampus ini," jelasnya.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN Veteran Yogyakarta Hendro Widjanarko, menjelaskan, pihak kampus akan mendukung dan memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan bisnis.
"Jadi kampus akan memberikan support dan memfasilitasi setiap mahasiswa yang akan berwirausaha. Kami berharap akan muncul para wirausaha muda dan berbakat dari kampus ini," katanya.
Kepala Pengembangan Karier dan Kewirausahaan UPN Yogyakarta Danang Widiantoro mengungkapkan, belajar bisnis dilingkungan kampus dapat memunculkan jiwa entrepreneur mahasiswa FEB UPN. "Jadi mahasiswa kami persiapkan untuk memasuki dunia kerja terutama untuk berwirausaha," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.
Defisit APBN April 2026 turun ke Rp164,4 triliun, keseimbangan primer kembali surplus Rp28 triliun.