1001 Pembatik Akan Membatik Serentak di Malioboro, Kadin DIY Bidik Generasi Muda
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
Sultan HB X menghadiri Forum Fasilitasi Produksi Migas (FFPM) Indonesia di Yogyakarta Marriott Hotel, Selasa (29/8/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA–Konsep pengelolaan sumber daya energi di DIY mulai dikembangkan dengan konsep energi berkelanjutan. Konsep tersebut diusung agar sumber daya energi yang ada dapat dimanfaatkan untuk generasi mendatang.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menilai energi berkelanjutan merupakan konsep penting yang seharusnya menjadi pilar utama dalam pengelolaan sumber daya energi. Menurut Sultan mengelola sumber daya energi menggunakan konsep energi berkelanjutan, akan menjaga kelangsungan energi tersebut untuk generasi mendatang.
BACA JUGA : Rencana Sultan HB X Manfaatkan Sultan Grond untuk Warga
“Konsep ini menyuarakan perlunya menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi saat ini dengan perlindungan lingkungan dan kesinambungan bagi generasi yang akan datang,” kata Sultan dalam Forum Fasilitasi Produksi Migas (FFPM) Indonesia di Yogyakarta Marriott Hotel, Selasa (29/8/2023).
Menurut Sultan dalam produksi minyak dan gas bumi, perlu ada transformasi menuju praktik yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan.
Raja Kraton Ngayogyakarta ini mengatakan konsep energi berkelanjutan mulai diterapkan dalam pengelolaan sumber daya energi di DIY. Pengelolaan energi dengan konsep energi berkelanjutan, misalnya di diterapkan di Pasar Buah Gamping yang mengelola sampah buah busuk menjadi energi listrik dengan teknologi yang diadopsi dari Swedia.
BACA JUGA : Sultan HB X: Soal Sampah Bukan Wewenang Saya
Selain itu, menurut Sultan pemerintah pusat juga mendirikan Baron Technopark di Kabupaten Gunungkidul, sebagai pusat penelitian pemanfaatan energi terbarukan. Menurut Sultan dalam pengelolaan Baron Technopark, riset pemanfaatan angin dan matahari sebagai sumber tenaga pembangkit listrik terus dilakukan.
Pemda DIY telah meresmikan pemanfaatan energi matahari sebagai upaya mengatasi kebutuhan air warga Gunungkidul melalui Sistem Pompa Air Tenaga Surya (SPATS). Seluruh inovasi yang dilakukan DIY tersebut menurut Sultan sejalan dengan konsep pengelolaan energi berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Warga Villa Banguntapan Asri 3 meminta kolam koi ditutup dan menagih tindak lanjut Satpol PP Bantul atas rekomendasi OPD.
Askab PSSI Sleman, PSS Sleman, dan Carrick Rangers FC menggagas Global Pathway untuk membuka peluang pemain muda berlatih di Eropa.
Kemendikdasmen memperkuat pendidikan Pancasila melalui deep learning, budaya sekolah, ekstrakurikuler, pembiasaan, dan pengalaman nyata siswa.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut positif setiap kritik, saran, and laporan masyarakat terkait pelayanan publik.