Pria Pacitan Disiram Cairan Kimia saat Berangkat ke Pasar
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Jajaran Dinas Perhubungan Kota Jogja menggelar aksi bersih rambu mulai dari isyarat lalu lintas hingga penunjuk arah itu di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo, Kota Jogja, Jumat (1/9/2023)
Harianjogja.com, JOGJA—Maraknya aksi vandalime khususnya di rambu-rambu lalu lintas mengundang keprihatinan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja. Selain aksi tersebut merusak pemandangan, vandalisme di rambu-rambu lalu lintas membahayakan pengguna jalan.
Sekretaris Dishub Kota Jogja Golkari Made Yulianto mengatakan bertepatan dengan Hari Perhubungan Nasional 2023, pihaknya pun menggelar aksi pembersihan rambu dari coretan atau bentuk vandalisme lain untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas.
BACA JUGA: Asian Games, Kontingen Indonesia 415 Atlet
Aksi bersih rambu mulai dari isyarat lalu lintas hingga penunjuk arah itu berlangsung di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo, Kota Jogja. "Kami melakukan pembersihan terhadap rambu-rambu lalu lintas yang kotor, tertutup stiker, coretan dan lainnya," katanya, Sabtu (2/9/2023).
Golkari mengakui selama pembersihan rambu lalu lintas itu, petugas paling banyak menemukan rambu yang ditempeli stiker promosi dan menjadi objek corat-coret oleh orang tak bertanggung jawab.
Dalam aksi bersih rambu itu, para pegawai Dinas Perhubungan Kota Jogja turut membersihkan beragam sampah visual yang ditemukan di sepanjang kawasan jalan satu arah tersebut.
BACA JUGA: Terpilih Jadi Pelatih Terbaik UEFA Tahun Ini, Guardiola Singkirkan 2 Nama dari Italia
Golkari berharap aksi tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk menjaga fasilitas umum itu. "Harapannya masyarakat nantinya juga punya kepedulian untuk menjaga agar rambu-rambu yang ada tidak dicoret-coret dan sebagainya," kata dia.
Dia menekankan rambu-rambu lalu lintas yang sudah terpasang harus dijaga bersama karena selain berfungsi sebagai petunjuk arah juga menjaga keselamatan para pengendara atau pengguna jalan. "Rambu sangat berguna untuk keselamatan pengguna jalan," kata dia.
Bersamaan kegiatan bersih rambu tersebut, jajaran pegawai Dinas Perhubungan Kota Jogja juga mengisi rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional 2023 dengan kegiatan bakti sosial (baksos) berupa pembagian makanan kepada para juru parkir (jukir), pengemudi becak, serta kaum duafa di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo.
"Bersih rambu kali ini kami barengkan dengan kegiatan bakti sosial berupa pembagian nasi kotak dan kebetulan di Jalan Urip Sumoharjo cukup banyak jukir kita," ucap Golkari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Manchester City vs Chelsea di final Piala FA Wembley. Guardiola dan McFarlane siap duel perebutan gelar.
Milad Aisyiyah ke-109 di Jogja dihadiri 500 peserta. Tekankan dakwah kemanusiaan, UMKM, dan penguatan sosial perempuan.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Malioboro dipadati 50.138 wisatawan saat long weekend. Puncak kunjungan terjadi malam hari di Jogja.
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia