Kemarau Panjang 2026, PDAM Sleman Pastikan Pasokan Air Tetap Aman
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Foto ilustrasi. /Ist-Dok PLN
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah titik di wilayah Sleman perlu bersiap-siap karena pihak PLN akan melakukan pemadaman listrik pada Senin 4 September 2023.
Pemadaman listrik dilakukan selain pemeliharan rutin juga peningkatan pelayanan kepada pelanggan PLN.
BACA JUGA: Apindo Tolak Kenaikan Harga Gas PGN, Ini Alasannya
Adapun jadwal pemadaman listrik sebagai berikut:
Unit Layanan Pelanggan : SLEMAN
Waktu : 10.00 - 13.00 WIB
Tujuan / keperluan : Pemeliharaan jaringan
Lokasi Pekerjaan : Dn Prumpung, Dn Blekik, Dn Tanen, Dn Pencarsari, Dn Mriyunan, Dn.Wonorejo, Dn. Plosorejo, dan sekitarnya.
PLN menghimbau agar warga yang berada di lokasi tersebut untuk mempersiapkan antisipasi terkait pemadaman listrik tersebut. Seperti dengan mengisi baterai gadget dan alat elektronik lainnya.
"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, PLN tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan harapan pelanggan bisa segera menyala, dan kembali menikmati pelayanan listrik dari PLN," tulis PLN dikutip Harianjogja.com dari laman Instagramnya @plnjogja, Senin (4/9/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Aktivitas Merapi dan kondisi alam menjadi pertimbangan wisatawan sebelum berkunjung ke Sleman, meski wisata kawasan Merapi tetap diminati.
Arab Saudi mengancam respons tegas terhadap Houthi setelah serangan rudal dan drone melukai 13 warga sipil di wilayah selatan.
Padat Karya Sleman 2026 tak mendapat tambahan APBD Perubahan. Program BKK DIY masih berlanjut hingga tahap ketiga pada Oktober-November.
Kenali tanda disleksia pada anak saat belajar membaca, mulai sulit mengenali huruf hingga membaca lambat dan kesenjangan nilai akademik.
Perkara TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah masuk tahap finalisasi. Tim 9 Kejagung menunggu P-21 sebelum penyerahan tersangka dan barang bukti.