Zico Ingatkan Brasil, Jepang Kini Lebih Berbahaya di Piala Dunia 2026
Zico sebut Jepang kini lebih kuat jelang lawan Brasil di Piala Dunia 2026. Samurai Biru tak lagi bisa diremehkan.
Foto ilustrasi. /Ist-Dok PLN
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah titik di wilayah Sleman perlu bersiap-siap karena pihak PLN akan melakukan pemadaman listrik pada Senin 4 September 2023.
Pemadaman listrik dilakukan selain pemeliharan rutin juga peningkatan pelayanan kepada pelanggan PLN.
BACA JUGA: Apindo Tolak Kenaikan Harga Gas PGN, Ini Alasannya
Adapun jadwal pemadaman listrik sebagai berikut:
Unit Layanan Pelanggan : SLEMAN
Waktu : 10.00 - 13.00 WIB
Tujuan / keperluan : Pemeliharaan jaringan
Lokasi Pekerjaan : Dn Prumpung, Dn Blekik, Dn Tanen, Dn Pencarsari, Dn Mriyunan, Dn.Wonorejo, Dn. Plosorejo, dan sekitarnya.
PLN menghimbau agar warga yang berada di lokasi tersebut untuk mempersiapkan antisipasi terkait pemadaman listrik tersebut. Seperti dengan mengisi baterai gadget dan alat elektronik lainnya.
"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, PLN tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan harapan pelanggan bisa segera menyala, dan kembali menikmati pelayanan listrik dari PLN," tulis PLN dikutip Harianjogja.com dari laman Instagramnya @plnjogja, Senin (4/9/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Zico sebut Jepang kini lebih kuat jelang lawan Brasil di Piala Dunia 2026. Samurai Biru tak lagi bisa diremehkan.
Sebanyak 20% SD Negeri di Sleman belum memenuhi kuota rombel SPMB 2026. Disdik memperkuat pendidikan agama dan mengkaji opsi regrouping sekolah.
Refleksi Yogya Kembali mengajak masyarakat meneladani nilai perjuangan untuk memperkuat ketahanan keluarga dan generasi muda DIY.
Harga sawi sempat anjlok hingga Rp500 per kg. KWT Sehati Magelang mengolahnya menjadi keripik Kraukk! bernilai jual lebih tinggi.
Disdikpora Kota Jogja memperkuat pembinaan Pemuda Pelopor dan program YES BOSS untuk mencetak generasi muda inovatif dan berdaya saing.
Ekonom UMY menilai antrean Pertalite usai kenaikan harga Pertamax menunjukkan setiap masyarakat memiliki nilai ekonomi waktu yang berbeda.