Relokasi Korwil Mlati Dipastikan Tak Ganggu Layanan Pendidikan
Pemkab Sleman pastikan relokasi Korwil Mlati tak ganggu layanan pendidikan. Penataan lahan dorong PAD dan program ekonomi.
Foto ilustrasi. /Ist-Dok PLN
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah titik di wilayah Sleman perlu bersiap-siap karena pihak PLN akan melakukan pemadaman listrik pada Senin 4 September 2023.
Pemadaman listrik dilakukan selain pemeliharan rutin juga peningkatan pelayanan kepada pelanggan PLN.
BACA JUGA: Apindo Tolak Kenaikan Harga Gas PGN, Ini Alasannya
Adapun jadwal pemadaman listrik sebagai berikut:
Unit Layanan Pelanggan : SLEMAN
Waktu : 10.00 - 13.00 WIB
Tujuan / keperluan : Pemeliharaan jaringan
Lokasi Pekerjaan : Dn Prumpung, Dn Blekik, Dn Tanen, Dn Pencarsari, Dn Mriyunan, Dn.Wonorejo, Dn. Plosorejo, dan sekitarnya.
PLN menghimbau agar warga yang berada di lokasi tersebut untuk mempersiapkan antisipasi terkait pemadaman listrik tersebut. Seperti dengan mengisi baterai gadget dan alat elektronik lainnya.
"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, PLN tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan harapan pelanggan bisa segera menyala, dan kembali menikmati pelayanan listrik dari PLN," tulis PLN dikutip Harianjogja.com dari laman Instagramnya @plnjogja, Senin (4/9/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman pastikan relokasi Korwil Mlati tak ganggu layanan pendidikan. Penataan lahan dorong PAD dan program ekonomi.
Pengakuan mantan asisten pribadi viral usai ungkap cerita ritual artis di Gunung Kawi dalam podcast YouTube Jejak Backpacker.
Perubahan aturan MotoGP Assen ubah strategi start, larangan holeshot device picu debat keselamatan dan ubah grid balap 2026.
Argentina lolos 32 besar Piala Dunia 2026, calon lawan di Grup H masih ditentukan hasil akhir fase grup.
Fitur Vehicle Motion Cues Apple bantu atasi mabuk perjalanan saat main HP di mobil. Simak cara aktifkan dan trik Back Tap-nya di sini.
Ancaman drone di Piala Dunia 2026 dianggap senjata pemusnah massal. 145 pelanggaran, denda Rp1,6 miliar, dan teknologi anti-drone canggih dikerahkan.