Anak Muda Bawa Cerita Rakyat Jogja ke Persoalan Kekinian
Cerita rakyat di Jogja tak berhenti sebagai kisah lama yang diwariskan dari generasi ke generasi
Perwakilan Panitia Gelar Hari Batik Nasional berfoto bersama dengan Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono (Keempat dari kiri) dan GM Pemasaran Harian Jogja, Sri Pujiningsih (ketiga dari kanan) di kantor Harian Jogja, Rabu (6/9/2033)./ Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA—Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jogja bersama Pemkot Jogja akan menyelenggarakan Gelar Hari Batik Nasiona pada 1-2 Oktober 2023 mendatang di Gedung Pusat Desain Industri Nasional (PDIN) Jogja.
Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional dan HUT Kota Jogja ke-267 tersebut berupa pameran kerajinan batik, fashion show, dan lomba membatik bagi anak anak sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK).
Seksi Acara apda Panitia Gelar Hari Batik Nasional 2023 Jogja, Mei Prihantoro mengatakan untuk fashion show dengan tema batik akan diselenggarakan pada Minggu, 2 Oktober 2023. Untuk pesertanya adalah semua lurah di Kota Jogja. “Nanti akan dinilai penampilan terbaik, kostum terbaik, dan pendukung terbaik,” katanya saat berkunjung ke Harian Jogja, Rabu (6/9/2023).
Selain itu juga ada lomba membuat desain baju batik kasual yang akan diikuti oleh siswa siswi dari SMA dan SMK se-Kota Jogja. untuk lomba tersebut pihaknya akan bersurat ke semua sekolah SMA dan SMK yang menjadi kewenangan Pemda DIY untuk mengirimkan perwakilan dalam mengikuti lomba desain batik kasual tersebut.
BACA JUGA: Mengenakan Batik Sehari-Hari, Cara Warga Giriloyo Lestarikan Budaya
Menurutnya lomba desain batik kasual tersebut bagian dari menegnalkan batik kepada generasi muda yang cenderung kurang percaya diri dengan mengenakan batik. “Dengan desai anak-anak muda harapannya mereka lebih dekat dengan batik dan mau melestarikannya,” ucapnya.
Untuk lomba desain baju batik kasual ini dikumpulkan pada 1 Oktober 2023 dan diumumkan pada 2 Oktober. Tidak ada persyaratan khusus bagi yang ingin ikut dalam lomba tersebut, asalkan siswa siswi yang berasal dari SMA dan SMK di Kota Jogja.
Sementara itu selama dua hari tersebut juga akana da pameran berbagai kerajinan batik dari 20 industeri kerajinan dan sentra batik. Pameran itu terbuka untuk umum
Analis Kebijakan Ahli Muda, Kelompok Subtansi Pengembangan dan Sarana Prasarana Industri pada Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disperinkop UKM), Endang Wahyuningsih mengatakan Gelar Hari Batik Nasional yang diselenggarakan pada 1-2 Oktober 2023 tersebut merupakan pertama kalinya. Menurutnya kegiatan tersebut bagian dari upaya melestarikan batik Jogja.
Karena itu kegiatannya juga melibatkan anak-anak muda. Sehingga anak muda tidak kehilangan jejak batik. “Seperti lomba desain baju batik kasual ini agar anak muda kalau menegnakan baju batik full kan biasanya kurang percaya diri, tapi dengan desain mereka sendiri mereka mau makai dan mau mencintai batik,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cerita rakyat di Jogja tak berhenti sebagai kisah lama yang diwariskan dari generasi ke generasi
Apple disebut menghadirkan verifikasi usia lewat selfie di iOS 27.2. Simak cara kerja fitur berbasis AI serta klaim perlindungan privasinya.
Proyeksi PBB menunjukkan India menjadi negara dengan kelahiran tertinggi pada 2025. Indonesia berada di peringkat keenam dengan 4,44 juta kelahiran.
Bareskrim Polri merekomendasikan pencabutan izin 23 korporasi terkait karhutla berdasarkan sejumlah indikator, termasuk kebakaran berulang dan luas lahan terbak
HYBE memastikan BTS THE CITY ARIRANG belum direncanakan hadir di Indonesia. Singapura menjadi tuan rumah program wisata bertema BTS pada Desember 2026.
Film horor Rambut Sewu: Satu Langkah Getih tayang 5 November 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan kisah kutukan yang menghantui Wulan.