Polisi Toronto Bongkar Sindikat Merchandise Sepak Bola Senilai Rp45 M
Polisi Toronto sita 16.000 jersey palsu senilai Rp45 miliar jelang Piala Dunia 2026. Simak tips menghindari penipuan saat membeli merchandise sepak bola.
Daftar Harga Pasar Murah/Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman mulai menggelar pasar murah di depan kantor 17 kapanewon di wilayahnya, Senin (25/9/2023).
Kegiatan pasar murah yang dimulai digelar di Kapanewon Kalasan dan Kapanewon Berbah itu, ada pembatasan jumlah komoditas yang bisa dibeli oleh masyarakat. Sedangkan soal harga, Disperidag Sleman memastikan dibawah harga pasaran.
Kepala Bidang Usaha Perdagangan Disperindag Sleman, Kurnia Astuti mengatakan, pembatasan jumlah diberlakukan untuk beberapa komoditas. Untuk beras kualitas medium dibatasi maksimal 10 kilogram per orang, beras kualitas premium juga dibatasi maksimal 10 kilogram per orang. Selain itu, minyak goreng (Minyakita) hanya boleh dua liter per orang.
"Untuk gula pasir batas pembeliannya maksimal lima kilogram per orang. Tepung terigu maksimal 5 kilogram per orang, dan telur ayam maksimal 2 kilogram per orang," katanya, Sabtu (23/9/2023).
Sementara untuk harga yang ditawarkan, beras medium SHPT/5 kilogram dibanderol Rp51.000, beras premium bawana/5 kilogram dibanderol Rp59.000, beras premium beraskita/5 kilogram dijual Rp58.000. Untuk gula pasir maniskita/ 1 kilogram dijual Rp12.000, minyakita / 1 liter dijual Rp11.500, tepung terigu tulip/1 kilogram dijual Rp8.500, telur ayam/ 1 kilogram dijual Rp22.000 dan kerkas ayam broiler per ekor dijual Rp33.500.
BACA JUGA: Diawali dari Kalasan dan Berbah, Ini Jadwal Pasar Murah di Sleman
"Untuk pembeli ada syarat yakni harus ber-KTP atau berdomisili di Sleman. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan dokumen yang sah atau surat keterangan domisili dari pemerintah setempat. Kami juga minta agar pembeli membawa kantong belanja sendiri," lanjut Nia.
Setelah pasar murah digelar di Berbah dan Kalasan, Disperindag Sleman akan menggelar pasar murah pada Selasa (26/9/2023) digelar untuk Kapanewon Godean dan Kapanewon Gamping. Rabu (27/9/2023) pasar murah digelar untuk Kapanewon Pakem dan Kapanewon Turi. Jumat (29/9/2023) pasar murah digelar untuk Kapanewon Minggir dan Kapanewon Moyudan.
Untuk Senin (2/10/2023) pasar murah digelar untuk Kapanewon Mlati dan Seyegan. Untuk Kapanewon Depok dan Ngaglik pasar murah digelar Selasa (3/10/2023). Rabu (4/10/2023), pasar murah digelar untuk Kapanewon Sleman dan Tempel.
"Kamis (5/10/2023) pasar murah digelar untuk Kapanewon Ngemplak dan Cangkringan. Jumat (6/10/2023) pasar murah untuk Kapanewon Prambanan," lanjutnya.
Nia menyebut, semua lokasi pasar murah dilaksanakan di Kantor Kapanewon yang dinilai menjadi sentra atau pusat keramaian kecamatan. Selain itu, adaberagam komoditas yang bakal dijual di pasar murah.
Nia mengungkapkan, format pasar murah dengan sasaran 17 Kapanewon ini dipilih karena dinilai bisa langsung merambah ke masyarakat utamanya rumah tangga. Selain itu diharapkan dengan adanya pasar murah ini dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih murah.
"Ini adalah usaha dari pemerintah untuk menstabilkan harga. Kami berharap masyarakat bisa belanja secara bijak," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi Toronto sita 16.000 jersey palsu senilai Rp45 miliar jelang Piala Dunia 2026. Simak tips menghindari penipuan saat membeli merchandise sepak bola.
BPS mencatat kenaikan BBM nonsubsidi picu inflasi transportasi Mei 2026. IHK naik, tekanan harga masih berlanjut.
Kasus leptospirosis di Gunungkidul melonjak. Tujuh warga meninggal, Dinkes imbau masyarakat waspada dan jaga kebersihan.
Presiden Prabowo cek dapur MBG di Palmerah. Pastikan kualitas, kebersihan, dan distribusi makanan bergizi berjalan optimal.
Lurah Condongcatur RCS jadi tersangka kasus korupsi TKD Sleman. Penyewaan tanpa izin rugikan negara hingga Rp1 miliar.
Ketegangan di Papua Selatan uji nilai Pancasila. Proyek food estate dinilai abaikan masyarakat adat dan keberlanjutan.