Kejagung Periksa 3 Saksi dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam kasus dugaan TPPU Febrie Adriansyah, terdiri atas satu pihak swasta dan dua saksi perbankan.
Ilustrasi kebakaran./Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL—Empat unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kejadian kebakaran garasi bus PO Muria Transport di wilayah Sonosewu, Kelurahan Ngestiharjo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Sabtu (30/9/2023) siang.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Agus Yuli Herwanto dalam keterangan resmi di Bantul, Sabtu, mengatakan, damkar yang terlibat dalam penanganan kebakaran adalah Damkar BPBD Bantul, Damkarmat Kota Yogyakarta, Polsek Kasihan, dan dari Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Ngestiharjo.
BACA JUGA : Lereng Gunung Merbabu Kebakaran, Pemadaman Dilakukan dengan Alat Seadanya
"Kebakaran diperkirakan disebabkan oleh korsleting arus listrik. Saat itu, salah satu warga yang melihat kejadian tersebut, kemudian melaporkan ke BPBD Bantul untuk meminta bantuan penanganan," katanya.
Menurut dia, kebakaran garasi bus yang berdekatan dengan kampus PGRI tersebut terjadi pada Sabtu (30/9) pukul 14.30 WIB, sementara laporan yang masuk ke Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Bantul pada pukul 14.35 WIB melalui aplikasi pesan singkat.
Pihaknya mencatat, objek yang terbakar adalah satu unit mobil, dua sepeda motor, jok (tempat duduk) bus full, seng 20 biji, kemudian 27 asbes gelombang besar, dan satu unit kompresor.
Menurut dia, tidak ada kendala atau hambatan yang dihadapi dalam upaya pemadaman kebakaran tersebut. Hingga sore, kebakaran sudah tertangani.
"Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut, namun estimasi kerusakan dari objek yang terbakar diperkirakan mencapai sebesar Rp90 juta," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, akibat peristiwa tersebut, BPBD Bantul merekomendasikan bagi semua masyarakat agar mewaspadai kejadian kebakaran, terlebih pada musim kemarau saat ini potensi kebakaran cenderung naik.
"Selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Selalu berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan, FPRB, lembaga terkait, dan jejaring relawan untuk meningkatkan kewaspadaan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam kasus dugaan TPPU Febrie Adriansyah, terdiri atas satu pihak swasta dan dua saksi perbankan.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.