Sampah Kota Jogja Ditargetkan Tuntas di 2027, Teknologi PSEL Piyungan Jadi Harapan
Ketua DPRD Jogja FX Wisnu Sabdono Putro berharap persoalan sampah tuntas pada 2027. PSEL Piyungan dirancang mengolah 1.000 ton sampah per hari.
Ilustrasi perundungan./Pixabay-Wokandapix
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo telah menggelar pertemuan dengan seluruh guru bimbingan konseling (BK) jenjang sekolah menengah pertama (SMP) se-Kulonprogo, Selasa (3/10/2023) terkait dengan persoalan kekerasan dan perundungan di sekolah.
Pertemuan tersebut menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) No.46/2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.
Nantinya, Disdikpora akan melibatkan polisi dan TNI dalam upaya pencegahan perundungan di kalangan pelajar SMP.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikpora Kulonprogo, Dorojatun Kuncoroyakti mengatakan bahwa pertemuan dengan guru BK se-Kulonprogo tersebut membahas salah satunya sebab terjadinya kenakalan. Selain itu juga menginventaris permasalahan yang dihadapi pelajar selama ini.
“Saat ini saya baru rapat dengan guru BK se-Kulonprogo. Ini kami sedang membahas formulasi bagaimana kenakalan bisa terjadi di sekolah dan menanganinya. Kami menginventaris permasalahan yang dihadapi anak-anak dan bagaimana sekolah menangani itu,” kata Kuncoroyakti, Selasa.
BACA JUGA: Sempat Viral, 7 Orang Ditangkap karena Aksi Perundungan dan Penganiayaan Anak di Makassar
Kuncoroyakti menambahkan Disdikpora akan mengadakan rapat lanjutan bersama Sekda Kulonprogo, Dandim, Kapolres untuk membahas upaya preventif yang dapat ditempuh agar mencegah terjadinya perundungan di kalangan pelajar.
Setelah itu, Disdikpora akan mengundang perwakilan semua sekolah, koramil, kapolsek, sampai Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) untuk bersama-sama mengkampanyekan pencegahan kenakalan di SD dan utamanya SMP. “Akan kami undang seluruh pemangku kentingan untuk upaya preventifnya seperti sosialisasi. Nanti kami akan meminta pembinaan dari Polres dan TNI,” katanya.
Lebih jauh, Kuncoroyakti menerangkan selama ini Disdikpora telah memberikan fasilitasi kepada guru-guru BK seperti bimbingan teknis (bimtek) dengan mendatangkan narasumber kompeten. Dengan adanya bimtek tersebut diharapkan kapasitas guru BK meningkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ketua DPRD Jogja FX Wisnu Sabdono Putro berharap persoalan sampah tuntas pada 2027. PSEL Piyungan dirancang mengolah 1.000 ton sampah per hari.
Timnas Indonesia menghadapi Jepang di Piala Asia 2027. Kemenangan berpotensi mendongkrak ranking FIFA dan memperbesar kepercayaan diri Garuda.
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dan 32 provinsi menyerap 97.000 tenaga kerja lokal dengan daya tampung 122.000 siswa.
Pieter Huistra mengaku telah menganalisis kekuatan dan kelemahan Borneo FC jelang laga PSS Sleman pada pekan ketujuh Super League.
BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat di utara DIY hingga 29 Oktober 2026. BPBD menyiapkan pemetaan wilayah rawan bencana.
Dinkop UKM DIY menggandeng tour leader untuk meningkatkan kunjungan Teras Malioboro Ketandan melalui insentif, event, dan wisata budaya Pecinan.