Advertisement
Jelang Mudik Lebaran, DPUPKP Bantul Perbaiki 21 Ruas Jalan
Pekerja tengah memperbaiki ruas jalan yang rusak di Jalan Bantul, Sabtu (14/3). Pemkab Bantul tengah mengebut penambalan dan perbaikan jalan jelang masa puncak arus mudik Lebaran 2026. - Harian Jogja/Yosef Leon.
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Perbaikan jalan rusak di Bantul dikebut menjelang mudik Lebaran. Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Bantul mempercepat penanganan jalan berlubang di berbagai titik untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan arus pemudik yang melintas di wilayah tersebut.
Upaya percepatan perbaikan jalan rusak di Bantul ini sudah dimulai sejak awal Maret dan ditargetkan tuntas paling lambat H-3 Idulfitri. Hingga saat ini, pekerjaan penambalan dan pemeliharaan telah dilakukan di sedikitnya 21 ruas jalan kabupaten.
Advertisement
"Untuk jalan yang rusak dan berlubang kami memang sudah mencoba melakukan antisipasi untuk memberikan pelayanan yang nyaman dari sisi infrastruktur jalan. Kami sudah, sedang dan akan mengerjakan sampai nanti H-3 Lebaran," kata Kepala DPUPKP Bantul, Jimmy Simbolon, Sabtu (14/3).
Jimmy menjelaskan, kerusakan jalan di sejumlah titik semakin parah setelah wilayah Bantul mengalami musim hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Curah hujan yang besar disertai genangan air mempercepat kerusakan lapisan aspal, terutama pada ruas jalan yang sebelumnya sudah mulai mengalami retakan atau lubang kecil.
BACA JUGA
"Sampai saat ini yang sudah kami tangani sementara sudah ada di 21 ruas jalan kabupaten sudah hampir selesai," ujarnya.
Perbaikan jalan rusak tersebut juga merupakan respons pemerintah daerah terhadap keluhan masyarakat yang ramai disampaikan melalui media sosial dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah Kabupaten Bantul berharap langkah percepatan perbaikan ini dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat dan pemudik saat melintas di wilayah Bumi Projotamansari pada periode Lebaran nanti.
Selain melakukan penanganan jalan rusak, DPUPKP Bantul juga menyiapkan personel piket untuk mengantisipasi berbagai situasi darurat selama masa Lebaran.
"Di masa Lebaran mendatang, kami juga menyiapkan piket lima orang serta alat berat di kantor untuk merespons keluhan masyarakat. Khususnya soal bencana alam," ungkap Jimmy.
Sementara itu, Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, menilai arus mudik Lebaran akan meningkatkan mobilitas masyarakat secara signifikan. Karena itu, kondisi infrastruktur jalan harus dipastikan dalam keadaan layak agar perjalanan pemudik maupun wisatawan yang masuk ke Bantul tetap aman dan nyaman.
"Meskipun sekarang pemerintah daerah menghadapi tantangan keterbatasan anggaran tetapi kenyamanan pemudik adalah salah satu prioritas kami," kata Aris.
Ia menegaskan pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat yang melintas di wilayah Bantul dapat merasakan kenyamanan saat berkendara, terutama pada momentum mudik Lebaran yang setiap tahun menjadi pergerakan besar masyarakat. Pemerintah daerah juga berupaya agar kerusakan infrastruktur jalan tidak mengganggu perjalanan pemudik maupun wisatawan yang melintas di Kabupaten Bantul sehingga aktivitas perjalanan selama Lebaran tetap lancar.
"Agar semua yang melewati jalan di Bantul tidak terganggu dengan kondisi jalan rusak," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








